20.795 Unit Mobil CBU dari BYD Masuk ke Indonesia, BYD M6 dan Sealion 7 Jadi Andalannya!
INDOZONE.ID - Industri otomotif Indonesia terus menunjukkan geliat pertumbuhan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Pasar otomotif Tanah Air dianggap sangat menjanjikan oleh berbagai produsen kendaraan global, terutama dari China.
Salah satu nama yang sedang naik daun dan agresif memperluas pasar di Indonesia adalah BYD (Build Your Dreams), produsen kendaraan listrik (EV) asal Tiongkok yang kini semakin dikenal di kalangan pecinta otomotif.
Berdasarkan data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), sepanjang Januari hingga Juli 2025 tercatat sebanyak 76.755 unit mobil CBU (completely built up) diimpor ke Indonesia.
Angka ini mencerminkan betapa besarnya permintaan terhadap kendaraan impor, termasuk kendaraan listrik yang kini tengah naik daun.
Baca juga: Kupas Spesifikasi Mobil Listrik BYD Atto 3 Terbaru 2025 yang Bikin Makin Layak untuk Dipertimbangkan
Dari seluruh jumlah tersebut, BYD menjadi merek dengan jumlah impor mobil terbanyak, yakni sebanyak 20.795 unit mobil CBU yang dikirim langsung dari China. Ini menjadikan BYD sebagai pemain terbesar di kategori mobil impor selama tujuh bulan pertama tahun 2025.
Menariknya, pada Juli 2025 saja, tercatat ada 7.235 unit mobil BYD yang masuk ke Indonesia. Angka ini merupakan rekor tertinggi dalam satu bulan dan memperlihatkan betapa seriusnya BYD dalam menggarap pasar Indonesia.
Kenapa BYD Masih Impor Mobil CBU?
Hingga saat ini, seluruh mobil BYD yang dijual di Indonesia masih berstatus CBU dari China. Hal ini karena BYD belum memiliki fasilitas produksi lokal ataupun menjalin kerja sama dengan pabrik perakitan kendaraan yang sudah ada di Indonesia.
Baca juga: Tampang BYD Yangwang U9 Mejeng di GIIAS 2025, Supercar Listrik yang Bisa Loncat-Loncat
Dengan kata lain, semua unit yang kamu lihat di jalanan atau di showroom BYD adalah mobil rakitan penuh dari China. Strategi ini cukup umum dilakukan oleh produsen otomotif asing yang baru masuk ke pasar Indonesia.
Mereka biasanya menguji pasar terlebih dahulu dengan menghadirkan produk impor, sebelum berinvestasi lebih jauh untuk membangun fasilitas produksi lokal.
BYD M6 dan Sealion 7 Jadi Model Paling Laris
Dari total 20.795 unit yang diimpor ke Indonesia, model BYD M6 menjadi andalan utama dengan jumlah pengiriman mencapai 4.178 unit.
Mobil ini dikenal sebagai MPV listrik yang menawarkan kenyamanan tinggi, teknologi canggih, dan harga yang kompetitif di segmennya.
Disusul oleh BYD Sealion 7 dengan total 2.381 unit. Sealion 7 merupakan SUV listrik yang dibekali fitur modern dan daya jelajah yang mumpuni.
Baca juga: Mobil Listrik BYD M6 Semakin Ramai di Jalanan, Cek Harga Terbaru dan Keunggulannya di Sini!
Mobil ini cocok untuk kamu yang mencari kendaraan listrik berperforma tinggi namun tetap nyaman untuk dipakai sehari-hari di berbagai kondisi jalan.
Selain dua model tersebut, BYD juga mengimpor model lain seperti:
- BYD Atto 3: 574 unit;
- BYD Dolphin: 500 unit;
- BYD Seal: 300 unit.
Dengan beragam pilihan model yang ditawarkan, BYD memberikan banyak opsi bagi konsumen Indonesia yang ingin beralih ke kendaraan listrik.
Masuknya puluhan ribu unit mobil BYD ke Indonesia juga menunjukkan bahwa pasar kendaraan listrik nasional semakin bergairah.
Baca juga: Cari Mobil Sedan Listrik? Segini Harga BYD Sealion 7 Terbaru Juli 2025 yang Layak Kamu Pilih
Dukungan dari pemerintah melalui berbagai insentif, seperti pengurangan pajak dan pembebasan bea masuk untuk mobil listrik, turut mempercepat adopsi kendaraan ramah lingkungan di kalangan masyarakat.
Jika kamu sedang mempertimbangkan untuk membeli mobil listrik, maka ini adalah waktu yang tepat. Selain pilihan model yang semakin beragam, infrastruktur pengisian daya juga terus dikembangkan di berbagai kota besar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: GAIKINDO