Minggu, 14 DESEMBER 2025 • 14:52 WIB

Uji Dunia Nyata Buktikan Mobil Listrik Minim Radiasi

Author

Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang merupakan inovasi PLN dalam mendukung ekosistem kendaraan listrik di Indonesia (ANTARA/ HO-Humas PLN)

INDOZONE.ID - Studi independen dari Jerman dan China, mengonfirmasi bahwa kendaraan listrik bekerja jauh di bawah ambang batas radiasi, yang dianggap berbahaya bagi manusia.

Salah satu organisiasi terbesar di Eropa, Klub Otomotif Jerman (ADAC), melakukan pengukuran langsung pada 11 mobil listrik murni, beberapa kendaraan plug in hybrid, dan satu mobil bensin.

Hasilnya tingkat radiasi elektromagnetik di kabin mobil listrik setara. Bahkan lebih rendah, dibanding kendaraan bermesin bensin.

“Paparan tertinggi terdeteksi di area kaki, namun masih jauh di bawah ambang batas keselamatan internasional,” tulis laporan ADAC seperti dikutip IT-home.

Dalam pengujian juga menunjukkan, area kepala dan tubuh penumpang nyaris tidak terpapar secara signifikan.

Pengisian Daya Tak Menambah Risiko

Pengujian juga mencakup kondisi saat pengisian daya, baik AC maupun DC.

Bahkan, fast charging DC justru menghasilkan radiasi lebih rendah dibanding pengisian AC yang lebih lambat.

Baca juga: Lonjakan Pasar Mobil Listrik Indonesia Bikin Bos BYD Terkejut, Padahal China Butuh 8 Tahun

Artinya, isu kekhawatiran terpapar radiasi saat ngecas mobil listrik di rumah atau SPKLU, tidak didukung oleh data lapangan.

Mobil Listrik China Diuji Ketat

Di China, pengujian dilakukan lebih komprehensif lewat sistem NESTA (New Energy Safety Technical Assessment).

Sejak awal 2025, Lembaga Riset dan Sertifikasi Otomotif di China (CATARC), telah menjalankan lebih dari 300 proyek evaluasi keselamatan kendaraan energi baru.

Hingga kini, 14 model mobil China dinyatakan lolos verifikasi enam dimensi keselamatan.

6 Aspek Keselamatan yang Dinilai

Sertifikasi NESTA menilai mobil listrik dari enam sisi:

Keselamatan pengisian daya

Keselamatan elektromagnetik

Keselamatan fungsional

Keselamatan tegangan tinggi

Keselamatan baterai

Keselamatan kebakaran

Beberapa model yang lolos antara lain Xiaomi YU7, BYD Han L, Aito M7, hingga Jetour Zongheng G700.

Angka Radiasi di Kabin

Pengukuran di dunia nyata menunjukkan radiasi elektromagnetik mobil listrik China berada di kisaran 0,8–1,0 μT di baris depan, dan 0,3–0,5 μT di baris belakang

Sebagai perbandingan, batas nasional China adalah 100 μT.

Itu berarti hanya sekitar 1 persen dari ambang aman.

Lebih Aman dari Perangkat Rumah Tangga

Jika dibandingkan dengan selimut listrik, yang sering digunakan warga China, perangkat tersebut justru memancarkan radiasi 10–50 μT.

Angka ini puluhan kali lebih tinggi dibanding radiasi yang dihasilkan mobil listrik modern.

Radiasi tertinggi di EV umumnya muncul di dekat motor listrik dan kabel, bukan di area kepala atau badan penumpang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ITHome

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU