Senin, 12 JANUARI 2026 • 13:24 WIB

Pabrik Baterai Masa Depan untuk Mobil Listrik di China Resmi Beroperasi

Author

Pabrik baterai cair-padat pertama di China resmi beroperasi. Hylic mulai produksi massal dengan target 10 GWh dan teknologi solid-state. (Dok. Hylic/Carnewschina.)

INDOZONE.ID - Pabrik baterai cair-padat pertama di China resmi mulai beroperasi pada akhir 2025. Fasilitas milik Hylic di Jiangsu ini, digadang bisa memproduksi baterai solid-state, dengan target produksi hingga 10 GWh.

Langkah ini dianggap penting karena baterai cair-padat diklaim sebagai jembatan menuju era baterai solid-state yang lebih aman dan berenergi tinggi.

Menurut Carnewschina, Hylic, atau Heyuan Lithium Innovation, adalah perusahaan teknologi baterai yang terbilang muda. Didirikan Januari 2023 dan bermarkas di Suzhou, Hylic fokus mengembangkan baterai lithium-ion solid-state.

Produk yang mereka incar mencakup penyimpanan energi, baterai kendaraan listrik, hingga perangkat rumah tangga.

Baca juga: China Mulai Hitung Jejak Karbon Baterai Mobil Listrik, Emang Penting?

Investasi Jumbo

Pabrik ini lahir dari kerja sama Hylic dengan pemerintah daerah setempat.

Pada 27 Desember 2023, keduanya menandatangani kontrak pembangunan lini produksi dengan nilai investasi total mencapai 5 miliar yuan.

Proyek ini berdiri di atas lahan seluas 65,3 hektar dan dibangun dalam tiga fase.

Baca juga: Baterai Solid-State Pertama di Dunia Siap Diproduksi, Ngecas Mobil atau Mobil Listrik Cuma 5 Menit

Target akhirnya adalah kapasitas produksi 10 GWh, angka yang cukup besar untuk pemain baru di industri baterai.

Fase pertama menempati lahan 20,84 hektar dengan investasi 500 juta yuan. Kapasitas produksinya masih 1 GWh, tapi jadi fondasi penting untuk tahap selanjutnya.

Fase kedua dibangun di area yang sama, dengan investasi 1 miliar yuan untuk meningkatkan kapasitas menjadi 2 GWh. Sementara fase ketiga adalah yang paling besar, mencakup 44,9 hektar dan investasi 3,5 miliar yuan untuk produksi 7 GWh.

Baterai Enam dalam Satu

Saat peresmian operasional pabrik, Hylic juga memperkenalkan produk andalan mereka bernama “Baterai Enam-dalam-Satu”.

Konsep ini menggabungkan enam aspek utama dalam satu sistem baterai.

Fokusnya ada pada “kepadatan energi, keamanan, kapasitas, tingkat pengosongan, masa pakai siklus, dan biaya”. Klaimnya baterai ini dirancang agar satu platform baterai bisa dipakai lintas kebutuhan.

Dari Skuter Listrik hingga eVTOL

Hylic menyiapkan beberapa varian baterai untuk segmen berbeda. Untuk kendaraan mobilitas kecil seperti skuter listrik dan sepeda, mereka menawarkan baterai ringan dengan kepadatan energi 250–300 Wh/kg.

Baterai ini sudah lolos lebih dari 1.500 siklus pengujian dan uji penetrasi paku 5 mm dengan tingkat keberhasilan 100%.

Artinya, aspek keselamatan jadi perhatian serius sejak awal.

Baterai untuk Ketinggian Rendah dan Otomotif

Untuk aplikasi ketinggian rendah seperti eVTOL, Hylic mengembangkan baterai dengan kemampuan pelepasan instan hingga 15C.

Rentang suhu operasionalnya juga lebar, dari -20 hingga 55 derajat Celsius.

Sementara untuk sektor otomotif, Hylic mengklaim baterai kelas mobil mereka mampu mencapai kepadatan energi hingga 360 Wh/kg dengan masa pakai sekitar 1.000 siklus.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Carnewschina

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU