INDOZONE.ID - PT Hyundai Motors Indonesia menyatakan terus memantau perkembangan global terkait penarikan kembali (recall) SUV premium Hyundai Palisade di Amerika Serikat (AS) yang dikaitkan dengan masalah pada kursi.
Sebagai informasi, Hyundai Palisade yang dipasarkan di Indonesia berstatus Completely Built Up (CBU) atau diimpor langsung dari Korea Selatan.
Menanggapi isu tersebut, Chief Operating Officer Hyundai Motors Indonesia, Fransiscus Soerjopranoto, mengatakan pihaknya tengah berkoordinasi dengan prinsipal untuk menentukan langkah yang diperlukan.
“Kami terus memantau secara aktif perkembangan situasi ini dan berkoordinasi dengan prinsipal untuk memastikan langkah yang tepat,” ujar Fransiscus saat dihubungi dari Jakarta, Jumat.
Baca juga: Hyundai Palisade Ditarik dari Pasar Amerika karena Masalah Kursi
Ia menegaskan, keselamatan pelanggan tetap menjadi prioritas utama perusahaan. Hyundai juga membuka kemungkinan mengambil langkah lanjutan jika memang dibutuhkan untuk pasar Indonesia.
“Kami berkomitmen memprioritaskan keselamatan pelanggan. Jika nantinya diperlukan tindakan tertentu di Indonesia, kami akan menindaklanjutinya sesuai ketentuan yang berlaku,” tambahnya.
Namun demikian, Hyundai Motors Indonesia belum memastikan apakah kasus yang terjadi di AS berdampak pada unit yang dipasarkan di Tanah Air.
Berdasarkan laporan media Korea Selatan, Korea JoongAng Daily, Kementerian Transportasi setempat mengumumkan penarikan sekitar 58.000 unit Hyundai Palisade hybrid di dalam negeri pada 24 Maret 2026. Langkah ini diambil setelah muncul kekhawatiran keselamatan usai insiden fatal di AS.
Selain itu, Hyundai juga menghentikan sementara penjualan beberapa varian tertinggi dari Palisade terbaru.
Baca juga: Update Harga Hyundai All New Palisade Termahal di Awal Tahun 2026, Berasa Eksekutif Muda!
Di kawasan Amerika Utara, perusahaan menarik sekitar 68.500 unit Palisade setelah insiden tragis di Ohio pada 7 Maret, yang menewaskan seorang anak berusia dua tahun.
Kecelakaan tersebut diduga terjadi akibat kursi otomatis yang tiba-tiba roboh dan menimpa korban yang berada di bangku baris ketiga. Hingga kini, Hyundai masih melakukan investigasi lebih lanjut terkait penyebab pasti kejadian tersebut.
Masalah serupa juga diduga menjadi penyebab cedera pada dua penumpang Palisade di Korea Selatan pada Oktober dan Desember tahun lalu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA