Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 12 AGUSTUS 2025 • 17:10 WIB

5 Kesalahan Fatal saat Ganti Oli Motor Sendiri, Bisa Bikin Mesin Jebol!

 5 Kesalahan Fatal saat Ganti Oli Motor Sendiri, Bisa Bikin Mesin Jebol!Ilustrasi ganti oli motor sendiri di rumah. (Freepik)

INDOZONE.ID -  Banyak pemilik motor yang memilih ganti oli sendiri di rumah karena dianggap mudah dan hemat biaya. Namun, ada kesalahan yang sering dilakukan dan bisa berujung fatal, seperti baut penguras tidak kencang, oli berlebih atau filter oli yang tak diganti.

Buat sebagian orang, ganti oli motor sendiri itu terasa praktis. Cukup buka baut, buang oli lama, lalu isi oli baru. Selesai.

Tapi kenyataannya, ada detail kecil yang kalau terlewat bisa bikin mesin bermasalah bahkan turun mesin. Nah, ini beberapa kesalahan yang sering kejadian dilansir dari Suzuki Indonesia.

1. Baut Penguras Kurang Kencang Atau Terlalu Kencang)

Kesalahan klasik: baut penguras oli tidak dikencangkan dengan benar. Kalau terlalu longgar, oli bisa merembes pelan-pelan sampai habis tanpa kamu sadari.

Sebaliknya, kalau terlalu kencang, ulir drat di blok mesin bisa aus atau rusak. Dalam beberapa kasus ekstrem, baut bisa patah di dalam lubangnya. Jadi, pastikan kencang sesuai torsi yang direkomendasikan pabrikan, dan kalau bisa pakai kunci torsi biar presisi.

2. Menuang Oli Terlalu Banyak

Masih banyak yang mikir, makin banyak oli, makin bagus pelumasannya. Padahal salah besar.

Oli berlebih bisa bikin tekanan ruang mesin naik, merusak seal, bahkan masuk ke ruang bakar dan bikin knalpot keluar asap putih. Selalu cek takaran di buku manual motor kamu, jangan asal tuang.

Baca juga: 5 Penyebab Mesin Motor Ngejim yang Sering Mengintai Pengendara Roda Dua: Bisa Berisiko Fatal!

3. Lupa Ganti Filter Oli

Ganti oli rutin tapi filter oli enggak pernah diganti, ya percuma. Filter oli tugasnya nyaring kotoran dan serpihan logam di pelumas.

Kalau kotorannya numpuk, oli bersih jadi tercemar dan mesin nggak terlindungi maksimal. Idealnya, filter oli diganti setiap dua kali ganti oli, atau sesuai rekomendasi pabrikan.

Baca juga: 9 Tips Merawat Motor Matic Biar Tetap Nyaman dan Awet Dipakai Jalan-Jalan

4. Pakai Oli yang Enggak Sesuai

Oli mahal belum tentu cocok buat mesin kamu. Kuncinya ada di viskositas dan spesifikasi. Oli terlalu kental susah masuk ke celah mesin modern, sedangkan oli terlalu encer cepat habis di mesin tua.

Selain itu, hati-hati oli palsu yang harganya miring. Mutunya nggak jelas dan risikonya bisa bikin mesin rusak parah.

5. Enggak Cek Kebocoran Setelah Ganti Oli

Setelah isi oli baru, nyalakan mesin, lalu cek bagian bawah motor. Kadang ada kebocoran kecil dari baut atau seal yang kurang rapat.

Kalau dibiarkan, volume oli berkurang sedikit demi sedikit sampai mesin kekurangan pelumas. Efeknya desekan komponen naik, mesin cepat panas, dan umur pakainya pendek.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Suzuki Indonesia

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

5 Kesalahan Fatal saat Ganti Oli Motor Sendiri, Bisa Bikin Mesin Jebol!

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!