Ilustrasi rem tangan. (Freepik/Yanalya)
INDOZONE.ID - Pernahkah kamu merasakan pedal atau handle rem mobil tiba-tiba menjadi keras saat digunakan? Kenapa rem mobil mendadak keras menjadi pertanyaan yang wajar, apalagi jika kondisi ini terjadi di tengah perjalanan.
Berikut penyebab rem mobil keras yang akan akan membantu anda mencegah risiko kecelakaan dan menjaga performa kendaraan.
Ilustrasi kampas rem mobil. (freepik)
Booster rem berfungsi memperkuat tekanan kaki ke pedal menggunakan sistem vakum dari mesin. Jika rusak, bocor, atau selang vakumnya terlepas, pedal rem akan terasa lebih keras.
Gejalanya antara lain pedal berat saat diinjak, suara mendesis, hingga mesin tidak stabil. Dalam beberapa kasus, pengemudi juga mengeluhkan rem blong tapi pedal keras akibat booster yang bermasalah.
Minyak rem adalah cairan vital dalam sistem pengereman hidrolik. Jika volumenya berkurang karena penguapan, kebocoran, atau rembesan, tekanan hidrolik akan melemah.
Akibatnya, rem mobil berat saat diinjak dan respons pengereman menurun.
Baca juga: 4 Jenis Minyak Rem Mobil dan Perbedaannya
Kabel rem tangan yang terlalu tegang, berkarat, atau macet akan membuat tuas sulit ditarik. Hal ini sering disebabkan setelan kabel yang terlalu pendek atau kurangnya pelumasan.
Kampas rem yang aus atau menekan cakram/drum terlalu kuat dapat membuat pedal terasa berat saat digunakan. Kondisi ini juga sering diiringi bunyi decitan yang mengganggu.
Kotoran yang menempel pada kampas, kabel, atau cakram akan meningkatkan gesekan sehingga rem menjadi seret. Karat biasanya muncul setelah mobil lama tidak digunakan atau terendam air.
Baca juga: Rem Mobil Blong? Lakukan 5 Cara Darurat Ini
Masalah pada sistem hidrolik, seperti adanya udara di saluran minyak, kerusakan master silinder, atau kebocoran wheel cylinder, dapat membuat rem mobil berat saat diinjak dan tidak bekerja optimal.
Rem tangan yang disetel terlalu pendek akan membuat ruang gerak tuas minim dan terasa keras saat digunakan. Penyetelan di bengkel resmi sangat disarankan agar sesuai standar pabrikan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Vanguardngr.com