INDOZONE.ID - Mobil diesel dikenal tangguh dan punya torsi besar, namun performanya sangat bergantung pada kualitas bahan bakar yang digunakan.
Sayangnya, masih banyak pemilik kendaraan yang kerap mengisi mobil mereka dengan solar yang kualitasnya tidak sesuai standar alias solar busuk.
Kebiasaan ini mungkin terlihat sepele, tetapi bisa membawa dampak serius pada mesin maupun sistem bahan bakar dalam jangka panjang.
Agar kamu lebih waspada, berikut penjelasan lengkap mengenai 5 efek samping yang bisa terjadi ketika mobil diesel terlalu sering diisi solar berkualitas rendah.
Solar yang tidak murni biasanya mengandung kotoran, air, atau endapan yang bisa mengendap di tangki. Lama-kelamaan, partikel tersebut akan masuk ke sistem bahan bakar dan menyumbat filter.
Akibatnya, suplai bahan bakar ke mesin jadi tidak lancar, performa mobil menurun, bahkan mesin bisa mati mendadak di tengah jalan. Filter yang kotor juga lebih cepat aus, sehingga kamu perlu menggantinya lebih sering daripada jadwal servis normal.
Ilustrasi servis mobil. (Freepik)
Komponen injektor dan pompa bahan bakar pada mesin diesel, bekerja dengan tekanan tinggi. Jika solar yang dipakai tercampur air atau mengandung sulfur berlebih, maka akan muncul gesekan dan korosi di dalam komponen tersebut.
Baca juga: Gampang, Begini 5 Cara Merawat Mesin Diesel Modern Supaya Tetap Awet dan Bekerja Optimal!
Lama-lama, injektor bisa tersumbat atau aus, sementara pompa bahan bakar mengalami keausan prematur. Perbaikan injektor atau pompa bahan bakar bukanlah hal murah. Biayanya bisa mencapai jutaan rupiah, tergantung tingkat kerusakan.
Solar busuk umumnya punya angka cetane lebih rendah dibanding bahan bakar diesel berkualitas baik. Hal ini membuat proses pembakaran di dalam ruang mesin tidak sempurna.
Baca juga: Daftar 3 Mobil Toyota Bermesin Diesel 2GD, Gak Cuma Innova Reborn Diesel!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Auto 2000