Ilustrasi knalpot sepeda motor (freepik.com)
INDOZONE.ID - Buat para pengendara roda dua yang ingin motornya tampil lebih sporty dan suaranya makin garang, mengganti knalpot motor matic sering jadi pilihan pertama.
Selain bikin penampilan makin kece, beberapa knalpot aftermarket juga diklaim bisa bikin tarikan lebih enteng.
Tapi jangan asal beli atau pasang, karena ada banyak hal yang harus dipertimbangkan supaya motor tetap nyaman, aman, dan nggak bikin masalah ke depannya.
Nah, sebelum kamu buru-buru ke bengkel atau checkout dari toko online, yuk pahami dulu lima hal penting berikut supaya gak menyesal di kemudian hari,
Ilustrasi knalpot bising (Pixabay)
Pertanyaan yang paling mendasar, untuk apa kamu ganti knalpot? Apakah cuma biar tampil lebih keren, suaranya lebih nge-bass, atau memang mau performa yang meningkat?
Kalau hanya untuk gaya, kamu bisa pilih yang suaranya tetap sopan dan desainnya cocok dengan konsep motor.
Tapi kalau tujuan utamanya performa, pilih knalpot racing yang sudah melalui uji dyno dan punya aliran pembuangan gas lebih optimal.
Dengan memahami tujuan sejak awal, kamu nggak akan salah pilih dan bisa menyesuaikan budget juga.
Tampilan knalpot motor ngebul mengeluarkan asap putih. (Suzuki Indonesia)
Setiap motor punya karakter mesin berbeda, apalagi matic injeksi. Knalpot racing yang tidak sesuai spek motor bisa bikin tarikan malah berat, mesin cepat panas, bahkan menimbulkan error pada ECU.
Kalau kamu pakai motor matic harian seperti Beat, Scoopy, atau Vario, sebaiknya pilih knalpot yang sudah plug and play sesuai tipe mesin.
Baca juga: 8 Penyebab Knalpot Motor Mengeluarkan Bau Tak Sedap, Apa Saja?
Dengan begitu, aliran gas buangnya tetap seimbang dengan setting pabrikan dan motor tetap nyaman buat dipakai tiap hari, bukan cuma gaya waktu nongkrong.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Astra-honda.com