INDOZONE.ID - Mobil manual memang masih punya banyak penggemar, karena sensasi berkendaranya yang lebih “hidup” dan kontrol penuh di tangan pengemudi.
Tapi di balik kenikmatannya, transmisi manual juga butuh perhatian ekstra. Kalau mulai bermasalah dan dibiarkan, kerusakannya bisa menjalar ke mana-mana.
Sayangnya, banyak pengemudi baru sadar saat kerusakan sudah parah. Padahal, ada beberapa tanda awal yang sebenarnya bisa kamu rasakan sejak dini.
Berikut ini, 5 tanda transmisi mobil manual bermasalah yang wajib kamu waspadai.
Salah satu tanda paling umum adalah saat memindahkan gigi terasa berat, seret, atau tidak semulus biasanya. Kondisi ini bisa muncul di gigi tertentu atau bahkan semua gigi.
Masalah ini bisa berkaitan dengan kampas kopling yang mulai aus, setelan kopling yang tidak tepat, atau oli transmisi yang sudah tidak optimal. Kalau dibiarkan, perpindahan gigi bisa makin sulit dan berisiko merusak komponen lain.
Tuas Transmisi. (Freepik/KrishnaTedjo)
Kalau saat pindah gigi terdengar bunyi “krek”, “duk”, atau suara kasar lainnya, ini pertanda transmisi sedang tidak baik-baik saja. Bunyi tersebut sering muncul akibat sinkromesh yang mulai aus atau kopling yang tidak bekerja sempurna.
Baca juga: Ini 5 Komponen Transmisi Mobil Manual yang Bisa Rusak Karena Termakan Usia, Kamu Harus Tahu!
Bunyi ini biasanya makin terasa saat mobil dingin atau ketika perpindahan gigi dilakukan agak cepat. Jangan anggap sepele, karena ini tanda awal kerusakan transmisi.
Hyundai Venue terbaru dibekali dengan Transmisi Dual Clutch 7-Speed. (https://www.hyundai.com/)
Transmisi manual yang bermasalah sering ditandai dengan gigi yang sulit masuk, bahkan kadang bisa mental sendiri ke posisi netral saat mobil berjalan.
Kondisi ini jelas berbahaya, terutama saat melaju di jalan menanjak atau saat mendahului kendaraan lain.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Auto 2000