INDOZONE.ID - Mobil bertransmisi manual dikenal tangguh, irit biaya perawatan, dan memberikan sensasi berkendara yang lebih 'nyata'.
Namun, seiring pemakaian jangka panjang, beberapa komponen transmisi manual pasti mengalami keausan atau kerusakan.
Faktor usia, cara berkendara, hingga kurangnya perawatan bisa mempercepat kerusakan komponen ini. Ada tiga komponen penting pada sistem transmisi manual yang paling rentan rusak karena pemakaian.
Kalau kamu punya mobil manual dan pemakaiannya sudah cukup lama, maka wajib perhatikan tiga komponen transmisi mobil manual yang bisa rusak. Simak selengkapnya di bawah ini!
Kampas kopling adalah komponen utama yang menghubungkan putaran mesin ke transmisi. Karena fungsinya yang sangat vital, kampas kopling termasuk bagian yang paling cepat aus, terutama jika mobil sering dipakai di kemacetan atau untuk mengangkut beban berat.
Baca juga: Kebiasaan Buruk ini Bikin Kampas Kopling Mobil Kamu Cepat Aus, Yuk Simak!
Gejala kampas kopling aus biasanya ditandai dengan tenaga mobil yang terasa loyo, pedal kopling lebih tinggi dari biasanya, atau muncul bau gosong saat melewati tanjakan.
Jika dibiarkan, kampas kopling yang aus bisa membuat mobil sulit bergerak dengan normal, dan memperberat kerja komponen transmisi lainnya.
Ilustrasi servis mobil. (Pexels/Cottonbro)
Cover kopling berfungsi menekan dan melepaskan kampas kopling saat pedal diinjak. Seiring usia pemakaian, pegas di cover kopling bisa melemah sehingga tekanannya tidak maksimal.
Akibatnya, perpindahan gigi menjadi terasa kasar, bahkan kadang menimbulkan getaran atau suara aneh di area transmisi.
Baca juga: 5 Penyebab Kopling Mobil Keras yang Kamu Harus Tahu: Jangan Disepelekan!
Cover kopling yang sudah lemah, biasanya memerlukan penggantian bersamaan dengan kampas kopling agar performa transmisi manual kembali optimal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Auto 2000