Ilustrasi Jumper Aki Mobil (Freepik)
INDOZONE.ID - Cara jumper aki mobil yang benar penting untuk diketahui. Aki mobil yang tiba-tiba soak atau mati dapat membuat kendaraan mogok di tengah perjalanan.
Kondisi tersebut tentu merepotkan, apalagi jika terjadi di tempat yang jauh dari bengkel. Salah satu solusi darurat yang dapat dilakukan adalah jumper aki mobil.
Adapun, cara jumper aki mobil yang benar harus dilakukan dengan hati-hati. Kesalahan kecil seperti salah menyambungkan kabel dapat menyebabkan korsleting, merusak komponen kelistrikan, bahkan mengganggu sistem ECU (Electronic Control Unit).
Baca juga: Jangan Disepelekan, Kenali Jenis Air Aki Mobil yang Harus Disesuaikan dengan Spesifikasi Kendaraan!
Karena itu, penting memahami langkah-langkahnya secara tepat dan aman. Simak penjelasan berikut mengenai cara jumper aki mobil yang benar
Jumper aki merupakan proses mengalirkan listrik dari aki lain (aki donor) atau sumber daya eksternal ke aki yang lemah agar mesin bisa kembali menyala.
Proses tersebut menggunakan kabel jumper khusus dengan penjepit di kedua ujungnya.
Berikut cara jumper aki mobil yang benar:
Pastikan untuk memiliki:
Gunakan kabel dengan penjepit kuat dan lapisan isolasi tebal agar arus listrik mengalir stabil dan aman.
Hindari kabel tipis karena berisiko panas dan tidak optimal menghantarkan listrik.
Baca juga: Mending Aki Kering atau Basah untuk Mobil LCGC? Simak 5 Penjelasan Lengkapnya di Sini!
Parkirkan mobil donor berdekatan dengan mobil yang mogok, akan tetapi jangan sampai kedua bodi mobil bersentuhan.
Kemudian lakukan langkah berikut:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Wuling.id