Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 23 JUNI 2026 • 11:00 WIB

5 Faktor Utama Penyebab Kram Paha saat Naik Motor di Perjalanan Jauh

5 Faktor Utama Penyebab Kram Paha saat Naik Motor di Perjalanan JauhIlustrasi naik motor. (freepik)

INDOZONE.ID - Kram paha yang terjadi secara mendadak sewaktu mengendarai motor dapat membuat perjalanan menjadi sangat tidak nyaman. 

Rasa nyeri yang muncul tanpa peringatan ini mengakibatkan kaki kaku dan sulit digerakkan untuk beberapa saat. 

Meskipun sering dianggap sebagai akibat dari kelelahan biasa, kram yang merupakan kondisi kontraksi otot abnormal yang gagal relaksasi, sebenarnya memiliki pemicu yang lebih kompleks. 

Mengalami hal ini di atas motor tentu merepotkan karena dapat menurunkan kenyamanan sekaligus mengganggu konsentrasi berkendara. Berikut adalah beberapa faktor penyebabnya.

Baca juga: Begini Langkah Wajib Cek Ban Mobil Bensin dan Listrik Sebelum Road Trip

1. Kurangnya Pergerakan Membuat Aliran Darah ke Otot Berkurang

Selama perjalanan jarak jauh, posisi tubuh pengendara cenderung statis. Otot paha dipaksa terus bekerja untuk menopang kaki di tengah ruang gerak yang sangat terbatas, sehingga memicu ketegangan yang berkepanjangan. 

Kondisi ini menghambat sirkulasi darah dan menurunkan suplai oksigen ke jaringan otot. Akibatnya, otot menjadi lebih cepat lelah dan rentan mengalami kejang. 

Itulah mengapa kram kerap terjadi setelah berkendara selama berjam-jam tanpa diselingi istirahat.

2. Tubuh Kekurangan Cairan saat Berkendara di Cuaca Panas

Tanpa disadari oleh banyak pengendara, tubuh tetap mengalami penyusutan cairan meskipun hanya duduk di atas sepeda motor. 

Kombinasi paparan terik matahari dan hembusan angin memicu penguapan keringat yang berlangsung secara konstan sepanjang perjalanan. 

Saat tubuh mulai mengalami dehidrasi, kinerja otot akan terganggu akibat ketidakseimbangan proses kontraksi dan relaksasi. 

Kondisi inilah yang meningkatkan risiko kram, sehingga otot paha bisa mendadak kaku atau nyeri sekalipun jarak tempuh belum terlalu jauh.

3. Asupan Mineral yang Kurang Bisa Memengaruhi Kerja Otot

Selain pemenuhan cairan, otot memerlukan asupan mineral esensial seperti kalium, magnesium, dan kalsium untuk dapat berfungsi secara optimal. 

Ketiga unsur ini memiliki peran krusial dalam memelihara jalur komunikasi antara sistem saraf dan jaringan otot. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: SUZUKI

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

5 Faktor Utama Penyebab Kram Paha saat Naik Motor di Perjalanan Jauh

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!