Ilustrasi beli mobil bekas. (Dok. Freepik.)
INDOZONE.ID - Membeli mobil bekas memang menjadi langkah yang pas untuk mendapatkan kendaraan impian dengan harga yang jauh lebih miring. Ditambah lagi, di tengah lonjakan harga BBM non-subsidi belakangan ini, mengalokasikan dana ke unit seken yang prima bisa menyelamatkan tabungan kamu dari depresi nilai mobil baru.
Namun, berburu mobil bekas itu gampang-gampang susah. Kebanyakan pembeli pemula biasanya hanya berfokus pada kemulusan cat eksterior, kebersihan jok interior, atau sekadar melihat angka odometer di panel instrumen.
Padahal, penjual yang nakal bisa dengan sangat mudah menyamarkan bagian-bagian tersebut agar mobil terlihat seperti jarang dipakai.
Supaya kamu tidak mentah-mentah tertipu tampilan luar dan berakhir boncos karena biaya perbaikan yang membengkak
Berikut adalah 5 bagian penting yang jarang diperhatikan saat beli mobil bekas, tapi wajib hukumnya untuk diperiksa!
Ilustrasi Perbedaan Sasis Monokok dan Ladder Frame Pada Sasis Mobil (Freepik)
Memastikan mobil bebas dari bekas tabrakan besar (major crash) adalah harga mati yang tidak bisa ditawar. Untuk mendeteksinya, jangan cuma melihat lurusnya nat-nat bodi, tapi tengoklah ke area dalam kap mesin dan sekitar kompartemen ban serep di bagasi belakang.
Perhatikan keberadaan spot welding, yaitu titik-titik bulat presisi hasil las robot pabrikan di sepanjang tulang sasis dan bulatan karet (sealant) di sepanjang lipatan pelat bodi.
Jika titik-titik las ini terlihat tidak rata, hilang, atau permukaan sealant terasa keras dan kasar karena diganti dempul manual, itu adalah indikator kuat bahwa mobil tersebut pernah mengalami benturan keras dan sudah masuk ke bengkel ketok mejik.
Sasis yang pernah ringsek tidak akan pernah bisa kembali presisi 100 persen, dan ini sangat berbahaya bagi keselamatan berkendara.
Mobil yang pernah terendam banjir adalah bom waktu yang sangat mengerikan, terutama untuk mobil-mobil modern yang sudah padat dengan modul elektronik. Membaca status bebas banjir tidak cukup hanya dengan melihat area mesin yang bersih mengilat.
Cobalah merunduk dan gunakan senter ponsel kamu untuk memeriksa area kolong dasbor, di dekat pedal gas dan rem. Cek apakah ada karat pada besi penyangga setir atau sisa-sisa pasir halus yang menempel di sela-selap karpet dasar yang paling dalam.
Baca juga: 6 Cara Praktis Bikin Dashboard Mobil Kinclong Tanpa Keluar Banyak Uang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Auto 2000