Ilustrasi beli mobil bekas. (Dok. Freepik.)
INDOZONE.ID - Saat mencari mobil bekas, salah satu modus penipuan yang paling krusial untuk diwaspadai adalah pemalsuan angka odometer.
Jangan langsung tergiur oleh bodi yang mulus dan jarak tempuh yang minim, karena angka tersebut sangat rawan dimanipulasi agar kendaraan tampak bernilai tinggi.
Praktik ini kerap ditemui di pasar sekunder, di mana kelemahan pembeli dalam mendeteksi fisik mobil bisa berujung pada kerugian besar.
Odometer merupakan indikator vital yang merekam riwayat pemakaian dan beban kerja mesin, sekaligus menjadi acuan utama dalam menentukan harga pasar yang objektif.
Baca juga: 6 Cara Mengatasi Suara Mesin yang Masuk ke Audio Mobil
Keliru jika kamu menganggap kilometer rendah selalu menjamin performa mobil yang sehat, sebab jika angka tersebut sudah diubah, kamu berisiko membeli kendaraan yang sebenarnya sudah aus namun terbungkus rapi dalam tampilan yang prima.
Nah, supaya kamu tidak tertipu, berikut cara cek odometer asli atau palsu yang bisa kamu lakukan sendiri sebelum transaksi.
Langkah paling mendasar namun sangat krusial adalah menyelaraskan angka yang tertera pada odometer dengan kondisi riil fisik kendaraan.
Jika odometer baru menyentuh angka 40.000 km tetapi komponen seperti roda kemudi, pedal, dan jok sudah tampak usang, kamu patut menaruh curiga.
Logikanya, kendaraan dengan jam terbang rendah umumnya masih mempertahankan tekstur kulit setir yang tegas, karet pedal rem yang tebal, serta busa jok yang masih padat.
Jangan luput pula untuk memeriksa keausan pada tombol penyejuk udara (AC), tuas transmisi, hingga kondisi karpet dasar.
Komponen-komponen interior ini bertindak sebagai saksi bisu yang merekam intensitas pemakaian mobil. Semakin tinggi mobilitas kendaraan, semakin masif pula tingkat keausan alami pada kabinnya.
Apabila keaslian fisik tidak selaras dengan data di panel instrumen, besar kemungkinan odometer tersebut telah direkayasa.
Pemeliharaan rutin di bengkel resmi menjamin ketersediaan data jarak tempuh yang akurat pada setiap periode perawatan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Astra Daihatsu Motor