Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 17 JUNI 2026 • 08:55 WIB

Kenapa AC Mobil yang Terlalu Dingin Bisa Bikin Bensin Lebih Boros? Ini Jawabannya

Kenapa AC Mobil yang Terlalu Dingin Bisa Bikin Bensin Lebih Boros? Ini JawabannyaIlustrasi AC Mobil. (Freepik)

INDOZONE.ID - Banyak pengendara memilih pengaturan AC mobil paling dingin demi mendapatkan kesejukan cepat di tengah cuaca menyengat. 

Namun, di balik kenyamanan tersebut, terdapat dampak tersembunyi yang merugikan efisiensi konsumsi bahan bakar. 

Kebiasaan mempertahankan suhu kabin yang terlampau dingin memaksa komponen kompresor dan mesin bekerja jauh lebih berat daripada penggunaan suhu sedang. 

Akibatnya, kendaraan membutuhkan asupan bensin yang jauh lebih besar dari batas normal untuk mempertahankan suhu dingin ekstrem tersebut.

Baca juga: Apakah Menyalakan AC Mobil saat Berhenti Boros Bensin? Cek Dulu Penjelasannya!

1. Beban Mekanis Kompresor pada Putaran Mesin

Kompresor bertindak sebagai komponen vital sistem pendinginan kabin yang operasionalnya digerakkan oleh poros engkol mesin lewat sabuk penghubung. 

Pengaturan suhu ekstrem pada level terendah akan mengunci kompresor dalam mode kerja konstan demi menjaga stabilitas suhu dingin pada komponen evaporator. Karena komponen ini terus aktif tanpa interupsi, beban mekanis pada mesin pun meningkat drastis. 

Daya mesin yang seharusnya terkonsentrasi untuk performa laju kendaraan akhirnya tersedot secara signifikan. 

Hukum mekanika otomotif mencatat bahwa untuk mengompensasi beban putaran ekstra tersebut, sistem injeksi akan menyemprotkan volume bahan bakar yang lebih tinggi demi menjaga ritme kecepatan kendaraan tetap stabil.

2. Hukum Termodinamika dalam Ruang Kabin Mobil

Menurunkan suhu kabin mobil melibatkan prinsip termodinamika yang menyedot banyak energi. Semakin dingin suhu yang kamu pilih di tengah cuaca terik, semakin besar pula energi yang terkuras. 

Berdasarkan riset otomotif, mempertahankan suhu dingin ekstrem ini memberikan beban mekanik dan listrik yang berujung pada borosnya bensin. Saat AC disetel maksimal, ECU (Engine Control Unit) akan mendeteksi penurunan putaran mesin akibat beban kompresor. 

Untuk mencegah mobil mogok atau kehilangan akselerasi, ECU otomatis menambah suplai bensin dengan memperpanjang durasi semprotan injektor demi menjaga stabilitas performa mesin.

3. Pengaruh Pemakaian Jangka Panjang dan Beban Alternator

Menyetel AC mobil paling dingin saat macet atau berhenti adalah kombinasi utama penyebab bensin boros. 

Saat berhenti, mesin hanya menghasilkan tenaga minimal sehingga putarannya akan sangat terbebani oleh kerja kompresor AC yang berat. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Suzuki Indonesia

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Kenapa AC Mobil yang Terlalu Dingin Bisa Bikin Bensin Lebih Boros? Ini Jawabannya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!