Ilustrasi karet atap mobil. (Dok. Magnific.)
INDOZONE.ID - Banyak pemilik mobil mengira karet atap mobil hanya berfungsi sebagai pemanis eksterior. Padahal, komponen yang terpasang di sisi kanan dan kiri atap ini punya peran penting.
Karet atap mobil membantu mengarahkan aliran air, melindungi celah atap, mencegah penumpukan air, hingga menjaga tampilan kendaraan tetap rapi.
Melansir laman Auto2000, karet atap mobil adalah komponen berbahan karet atau plastik fleksibel yang dipasang pada alur di sisi atap kendaraan.
Letaknya terlihat sederhana, tetapi fungsinya cukup vital dalam menjaga kondisi bodi mobil saat terkena hujan atau saat dicuci.
Oleh karena posisinya berada di bagian paling atas kendaraan, komponen ini sering luput dari perhatian.
Padahal, ketika karet atap rusak atau hilang, efeknya bisa terasa dalam jangka panjang.
Baca juga: 7 Tips dari Polda Metro Jaya supaya Tak Jadi Korban Curanmor: Salah Satunya Kunci Stang ke Kanan!
Baca juga: Opsen Pajak Kendaraan Bikin Pajak Mobil Makin Mahal? In yang Kamu Harus Tahu
Fungsi utama karet atap mobil adalah mengarahkan air yang mengalir dari bagian atas kendaraan.
Saat hujan turun atau mobil dicuci, air akan mengalir mengikuti jalur yang dibentuk oleh karet tersebut. Dengan begitu, air tidak menyebar ke berbagai bagian bodi secara acak.
Sistem sederhana ini membantu mengontrol aliran air agar lebih terarah dan tidak terlalu deras saat mencapai area kap mesin atau kaca depan.
Di balik karet atap terdapat alur atau cekungan yang menjadi bagian dari konstruksi bodi mobil.
Jika dibiarkan terbuka, area tersebut berpotensi menjadi tempat berkumpulnya air, debu, hingga kotoran.
Dalam jangka panjang, kondisi ini bisa memicu munculnya kerak atau bahkan korosi pada beberapa kendaraan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Auto2000