Kamis, 10 JULI 2025 • 14:25 WIB

5 Cara Merawat Honda Civic Ferio Bekas Supaya Awet dan Gak Sering ke Bengkel, Pemula Wajib Tahu!

Author

Ilustrasi melakukan servis berkala secata rutin. (Pixabay/avtoritetkhv).

INDOZONE.ID - Memiliki Honda Civic Ferio bekas bisa jadi pilihan menarik buat kamu yang ingin tampil klasik, sporty, dan tetap irit biaya.

Sedan legendaris keluaran akhir 90-an ini, masih banyak diburu karena desainnya yang timeless, dan performanya yang cukup bandel.

Tapi karena usia mobil yang sudah tidak muda lagi, kamu perlu memberikan perhatian ekstra, supaya mobil ini tetap awet dan gak sering rewel. Banyak pemula salah kaprah soal perawatan mobil bekas, terutama model yang sudah berumur seperti Civic Ferio

Tenang, merawat Civic Ferio bekas sebenarnya gak ribet kok. Dengan beberapa langkah simpel tapi rutin, mobil kesayanganmu bisa tetap tangguh, nyaman dikendarai, dan pastinya bikin pede saat dibawa nongkrong.

Berikut ini, cara merawat Honda Civic Ferio bekas supaya tetap awet dan minim drama ke bengkel. Pemula wajib tahu, ya!

Tips Merawat Honda Civic Ferio Bekas Supaya Awet dan Gak Sering ke Bengkel

1. Ganti Oli dan Filter Secara Rutin

Ilustrasi Mengganti Oli.

Hal pertama yang harus jadi perhatian adalah, mengganti oli mesin secara berkala. Civic Ferio memiliki mesin lawas yang sangat mengandalkan pelumasan optimal, agar performanya tetap terjaga.

Kamu disarankan mengganti oli setiap 4.000–5.000 kilometer, atau setiap 3 bulan sekali, jika jarang dipakai. Gunakan oli dengan viskositas sesuai rekomendasi, biasanya SAE 10W-40 atau 15W-40 untuk mesin tua.

Jangan lupa juga untuk mengganti filter oli setiap kali kamu ganti oli. Filter oli berfungsi menyaring kotoran dan partikel logam yang bisa merusak mesin.

Jika kamu terus menggunakan filter kotor, oli baru pun jadi kurang efektif. Kombinasi oli bersih dan filter baru akan membuat kerja mesin lebih ringan dan memperpanjang usia pakai mobil.

2. Periksa Sistem Pendinginan Secara Berkala

Ilustrasi Radiator Mobil

Mobil tahun 1996–2000 seperti Civic Ferio rawan mengalami overheat, apalagi jika sistem pendingin sudah jarang diservis. Radiator, kipas pendingin, dan thermostat harus berfungsi dengan baik untuk menjaga suhu mesin tetap stabil.

Periksa kondisi selang radiator, dan pastikan tidak ada kebocoran. Jangan menunggu mesin panas baru mengecek radiator, ya. Gunakan coolant yang sesuai, bukan air sumur atau air mineral, karena bisa menyebabkan kerak dan karat di dalam sistem pendingin.

Baca juga: 5 Penyebab Radiator Mobil Bocor yang Harus Kamu Waspadai: Bisa Bikin Mesin Overheat!

Lakukan flushing sistem pendingin setidaknya setahun sekali agar tidak terjadi penumpukan kotoran. Overheat bisa menyebabkan kerusakan serius seperti paking kepala silinder jebol, dan biayanya tentu gak murah.

3. Jaga Sistem Suspensi dan Kaki-Kaki

Ilustrasi Suspensi Mobil

Salah satu masalah umum pada Civic Ferio bekas adalah kaki-kaki yang mulai aus. Gejalanya bisa terasa saat mobil dikendarai: bunyi klotok-klotok, getaran saat ngerem, atau stir yang bergetar di kecepatan tinggi.

Cek kondisi shockbreaker, bushing arm, ball joint, dan tie rod secara berkala. Jika ada komponen yang mulai rusak, segera ganti sebelum merembet ke bagian lain.

Baca juga: Jalan Beton Makin Banyak di Tol Indonesia, Begini Cara Jaga Ban dan Suspensi Tetap Sehat

Perhatikan juga spooring dan balancing setiap 6 bulan, atau setelah mobil menghantam lubang besar. Dengan kaki-kaki yang sehat, kamu bisa berkendara lebih nyaman, stabil, dan irit ban. 

Civic Ferio yang handling-nya tetap presisi, akan memberi pengalaman berkendara yang menyenangkan, bahkan di jalanan perkotaan yang padat sekalipun.

4. Rawat Sistem Bahan Bakar

Ilustrasi pengisian BBM (Freepik/jcomp)

Usia mobil yang tua membuat sistem bahan bakar perlu perhatian khusus. Filter bensin yang kotor, injektor yang tersumbat, atau pompa bensin yang lemah, bisa bikin mesin brebet, boros, atau bahkan mogok.

Baca juga: Berapa Harga Pasaran Honda Civic Ferio Bekas Tahun 2000? Mobil Tua yang Desainnya Timeless!

Bersihkan injektor setiap 20.000–30.000 km dan pastikan filter bensin diganti secara berkala sesuai anjuran pabrik. Jika kamu membeli Civic Ferio dari pemilik sebelumnya, ada baiknya membersihkan tangki bensin di bengkel. Endapan kotoran di tangki bisa mengganggu aliran bahan bakar.

Gunakan bahan bakar berkualitas minimal RON 92 (seperti Pertamax), agar pembakaran lebih sempurna dan ruang mesin tetap bersih. Mesin pun jadi lebih responsif dan hemat BBM.

5. Lakukan Servis Berkala dan Cek ECU

Kenali 5 Tanda Mobil Butuh Servis. (ANTARA/ Sizuka)

Meski Civic Ferio adalah mobil tua, sebagian varian sudah menggunakan sistem injeksi elektronik (ECU). Komponen ini mengatur suplai bahan bakar, udara, hingga timing pengapian.

Baca juga: 5 Penyebab Utama Mobil Turun Mesin, Wajib Kamu Waspadai!

Kalau ECU bermasalah, performa mesin akan langsung menurun. Jadi, pastikan kamu memeriksa sensor-sensor seperti MAP sensor, TPS, dan IACV secara rutin. 

Servis berkala, tetap menjadi kunci utama agar Civic Ferio gak sering mogok atau nyusahin kamu.

Bawa mobil ke bengkel terpercaya setidaknya setiap 6 bulan sekali untuk pengecekan menyeluruh. Jangan tunggu sampai mesin bermasalah dulu baru ke bengkel.

Dengan perawatan yang konsisten, Civic Ferio kamu bisa tetap handal meski usianya sudah dua dekade lebih.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: OLX, Honda Indonesia

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU