INDOZONE.ID - Buat kamu yang akan mudik perjalanan jauh menjelang Lebaran menggunakan kendaraan pribadi alangkah baiknya mengecek kondisi komponen-komponen penting kendaraan. Salah satu yang paling riskan adalah ban.
"Karena ban ini menjadi salah satu faktor yang menentukan, apakah akan bisa berjalan dengan lancar atau enggak. Karena tidak sedikit orang mudik terkendala karena masalah ban," kata pereli Indonesia Julian Johan yang biasa disapa Jeje itu kepada ANTARA.
Dia menyampaikan pentingnya melakukan pemeriksaan dan perawatan ban untuk memastikan kondisinya baik dan bisa digunakan untuk berkendara jauh sebelum mudik Lebaran menggunakan mobil pribadi.
"Banyak orang saat mau mudik itu bannya terlihat masih baik, tapi tekanan anginnya kurang atau bahkan yang lebih sering lebih," katanya.
Baca juga: Tertarik untuk Membeli Ban Mobil Bekas? Ini Cara Cek Kondisinya!
"Sebenarnya ban itu belum tentu kondisinya masih sehat, kalau misalnya selama ini tekanan angin kita itu tidak sesuai (aturan pabrikan)," kata dia.
Jeje mengingatkan bahwa mengurangi atau melebihkan tekanan udara ban dari anjuran pabrikan bisa menimbulkan risiko selama perjalanan.
"Itu yang berisiko, mobil itu lebih mudah lepas kendali atau melintir, terutama saat hujan, ditambah dengan kondisi muatan yang penuh seperti itu. Jadi, bagaimanapun juga tekanan angin itu tidak boleh berlebih," ia menjelaskan.
Tekanan angin dalam ban yang lebih rendah dari rekomendasi pabrikan, menurut dia, juga berpeluang menimbulkan masalah ketika kendaraan digunakan untuk menempuh perjalanan jauh.
"Tekanan anginnya kurang itu akibat mobilnya overload, baik secara penumpang ataupun secara barang. Tekanan angin yang kurang itu yang berpotensi ban meledak," kata Jeje.
"Jadi ban meledak itu bukan karena anginnya kelebihan, tapi karena anginnya kurang," ia menambahkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA