INDOZONE.ID - Speedometer memiliki peran penting untuk menunjukkan kecepatan kendaraan secara real time saat mobil digunakan.
Informasi tersebut membantu pengemudi menyesuaikan laju kendaraan dengan aturan batas kecepatan maupun kondisi jalan yang sedang dilalui.
Apabila speedometer mengalami ketidakakuratan, pengemudi bisa saja mengira mobil melaju normal padahal kecepatannya sudah terlalu tinggi.
Oleh karena itu, pemeriksaan secara berkala perlu dilakukan agar alat ini tetap bekerja dengan tepat, terutama pada kendaraan lama atau mobil yang telah mengalami penggantian ukuran roda dan ban.
Baca juga: Daftar Tekanan Angin Ban Mobil Ring 14 hingga 18 yang Direkomendasikan
1. Gunakan GPS Smartphone
Salah satu cara yang cukup mudah untuk mengecek ketepatan speedometer adalah memanfaatkan fitur GPS pada ponsel.
Saat ini, banyak aplikasi navigasi seperti Google Maps dan Waze yang sudah dilengkapi penunjuk kecepatan kendaraan secara langsung.
Cukup aktifkan GPS ketika berkendara di jalan yang lurus dan kondisi lalu lintas stabil, kemudian bandingkan angka yang muncul di aplikasi dengan kecepatan pada speedometer mobil.
Misalnya, jika speedometer menunjukkan 80 km/jam tetapi GPS hanya membaca 75 km/jam, berarti indikator pada mobil menampilkan kecepatan lebih tinggi dari kondisi sebenarnya.
Meski begitu, hasil GPS juga bisa dipengaruhi kualitas sinyal dan kondisi sekitar, sehingga pengecekan sebaiknya dilakukan beberapa kali di lokasi berbeda agar hasilnya lebih akurat.
2. Periksa Lewat Bengkel Resmi
Jika ingin mendapatkan hasil pemeriksaan yang lebih presisi, kamu bisa membawa kendaraan ke bengkel resmi atau bengkel terpercaya.
Biasanya teknisi akan menggunakan alat khusus seperti dinamometer untuk mengukur kecepatan putaran roda secara aktual, lalu mencocokkannya dengan angka yang tampil pada speedometer mobil.
Metode ini sangat disarankan terutama untuk kendaraan yang sudah mengganti ukuran ban atau velg, karena perubahan diameter roda dapat memengaruhi akurasi pembacaan kecepatan.
Dari pemeriksaan tersebut, pemilik mobil dapat mengetahui besarnya selisih pembacaan speedometer sekaligus memastikan alat tetap bekerja sesuai kondisi kendaraan.
3. Gunakan Penanda Kilometer di Jalan Raya
Sebagai langkah awal, kamu dapat melakukan estimasi kecepatan secara manual dengan menghitung durasi berkendara dari satu patok kilometer ke patok berikutnya.
Jika jarak 1 km ditempuh dalam waktu 1 menit, maka kecepatan kendaraan adalah 60 km/jam.
Metode konvensional ini memang tidak memiliki akurasi setinggi alat diagnostik bengkel, namun sangat praktis untuk mendeteksi indikasi awal.
Dengan demikian, kamu bisa memastikan apakah performa speedometermasih berada pada batas normal.
Baca juga: Ketahui Perbedaan Speedometer, Tachometer dan Odometer Mobil!
Memastikan speedometer berfungsi dengan akurat sangat penting demi menghindari kekeliruan dalam memperkirakan kecepatan berkendara.
Kamu dapat melakukan pengecekan secara mandiri menggunakan bantuan GPS maupun metode hitung manual per kilometer.
Namun, untuk hasil dengan akurasi tertinggi, kamu disarankan langsung mengunjungi bengkel resmi. Pilihlah metode yang paling sesuai dengan kebutuhan kamu agar perjalanan selalu aman dan nyaman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Suzuki Indonesia