INDOZONE.ID - Pernah dengar bunyi decit atau gemuruh saat turunan curam? Jangan diabaikan, bisa jadi hal tersebut menjadi pertanda kerusakan bagian komponen rem.
Berikut, peneybab teknisnya dan cara mencegahnya sejak dini.
1.Kampas Rem Mulai Menipis
Ini penyebab paling umum. Saat kampas rem sudah aus, indikator logam kecil di baliknya akan bergesekan langsung dengan cakram.
Baca juga: Rem Blong di Turunan Bisa Dicegah, Ini Trik Pindah Gigi D ke L yang Wajib Dikuasai Pemula
Menghasilkan bunyi decit tajam yang makin jelas saat rem ditekan lebih sering di turunan. Kalau dibiarkan, gesekan antar logam ini bisa merusak permukaan cakram dan bikin biaya perbaikan membengkak.
2. Cakram Kotor atau Berkarat
Debu jalanan, pasir, atau sisa air hujan yang menempel di permukaan cakram bisa menimbulkan bunyi gemuruh atau gesekan kasar.
Terutama saat rem baru dipakai setelah mobil diam beberapa jam. Karat tipis di permukaan cakram juga umum terjadi di daerah lembap.
3. Kurang Pelumas pada Pedal Rem
Suara berdecit bisa juga diakibatkan oleh hal-hal dari dalam kabin kendaraan yang menandakan pedal rem kurang pelumas. Karena hal ini, terjadi gesekan yang cukup keras hingga menimbulkan suara seperti berdecit.
4. Overheat Akibat Pengereman Berlebihan
Saat menuruni jalan curam dan panjang, pengemudi sering menekan rem terus-menerus. Ini bikin suhu kampas dan cakram naik drastis.
Menyebabkan performa pengereman menurun dan kadang muncul bunyi berdecit akibat material kampas yang "mengeras" sementara karena panas berlebih.
5. Kaliper Rem Bermasalah
Kaliper yang macet atau pegasnya lemah bisa membuat kampas menekan cakram secara tidak merata, memunculkan bunyi gesekan yang berulang, terutama saat kecepatan menurun.
Baca juga: 4 Penyebab Indikator Rem ABS Menyala di Mobil Terbaru yang Wajib Kamu Deteksi!
Tips Cepat Sebelum Melewati Turunan Curam
- Cek kondisi rem dan level minyak rem sebelum perjalanan jauh.
- Hindari menekan rem terus-menerus; gunakan engine brake.
- Segera periksa ke bengkel jika bunyi disertai getaran atau bau hangus.
Bunyi pada rem memang sering dianggap sepele, tapi karena menyangkut keselamatan langsung, sebaiknya jangan ditunda pemeriksaannya, terutama sebelum menghadapi rute pegunungan atau turunan panjang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA, Auto 2000