Ilustrasi rem blong mobil. (Freepik)
INDOZONE.ID - Banyak orang masih berpikir mobil rem blong hanya terjadi pada kendaraan berat.
Padahal, mobil harian juga punya risiko mengalami kegagalan pengereman, apalagi saat digunakan dalam kondisi jalan ekstrem.
Secara teknis, rem blong bisa dipicu oleh vapor lock dan brake fading.
Keduanya terjadi ketika sistem rem mengalami panas berlebih, membuat tekanan dan daya cengkeram rem menurun drastis.
Tapi di luar faktor mekanis, perilaku pengemudi jadi penyebab paling sering terjadinya kecelakaan akibat rem blong.
Melansir laman Toyota Astra Motor, berikut ini kesalahan mengemudi yang tak disadari bisa memicu yang rem blong.
Di jalan menurun, kesalahan paling umum adalah terus menekan pedal rem tanpa memanfaatkan engine brake.
Padahal, posisi gigi rendah membantu menahan laju mobil secara alami.
Jika rem dipakai terus-menerus, panas akan menumpuk.
Baca juga: Apa Itu RPM? Ini Penjelasan Lengkap yang Jarang Diketahui Pemilik Kendaraan!
Kampas bisa overheat, cairan rem mendidih, dan tekanan hidrolik hilang.
Tindakan ini membuat pedal terasa ngempos dan rem kehilangan daya cengkeram.
Pedal rem terasa lebih dalam atau keras, muncul bau hangus, bunyi berdecit, bahkan asap dari area roda.
Begitu tanda-tanda tersebut muncul, keputusan terbaik adalah berhenti di tempat aman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Toyota Astra Motor