INDOZONE.ID - Kecelakaan lalu lintas di Indonesia dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari kesalahan pengemudi hingga kondisi kendaraan.
Di samping itu, penggunaan aksesori yang tidak memenuhi standar keselamatan juga dapat meningkatkan risiko saat berkendara.
Salah satu yang sering luput dari perhatian adalah pemakaian karpet mobil yang tidak sesuai dengan desain maupun spesifikasi kendaraan.
Pakar otomotif Fitra Eri menjelaskan, karpet mobil yang tidak memiliki ukuran dan desain sesuai kabin kendaraan bisa mengganggu fungsi pedal, terutama pedal gas, rem, maupun kopling.
"Ada sebuah kecelakaan yang mungkin kita sekarang sudah lupa. Itu di perempatan Fatmawati sebuah Kijang Inova menabrak belasan motor sehingga mengakibatkan 6 orang meninggal dunia. Dan ternyata penyebabnya adalah pedal gas menyangkut di karpet. Nah, pedal gas menyangkut di karpet ini ternyata lebih sering daripada yang kita perkirakan. Karena apa? Karena karpetnya memang tidak dirancang untuk mobil itu," ujar Fitra Eri saat jumpa pers di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (9/6/2026).
"Dan di saat tertentu karpet itu bisa bergeser dan bisa menjepit pedal gas itu sehingga tidak bisa off lagi," sambungnya.
Baca juga: 5 Cara Bikin AC Mobil Tetap Dingin saat Cuaca Panas Ekstrem!
Menurutnya, praktik modifikasi kendaraan yang belum sepenuhnya memperhatikan aspek keselamatan masih cukup sering ditemui.
Di beberapa negara, setiap perubahan pada kendaraan umumnya harus melalui proses inspeksi atau uji kelayakan.
Sementara di Indonesia, modifikasi kendaraan masih dilakukan dengan aturan yang dinilai lebih fleksibel.
"Memang idealnya setiap modifikasi yang dilakukan pada mobil harus mendapat persetujuan apakah masih layak jalan atau tidak. Tapi kondisi kita masih jauh dari itu. Truk saja yang over dimension dan overload masih banyak yang bisa beroperasi,” jelasnya.
Fitra juga mengingatkan pentingnya memperhatikan kesesuaian aksesori yang digunakan pada kendaraan. Ia menilai karpet mobil yang dirancang mengikuti dimensi dan bentuk kabin kendaraan dapat membantu meminimalkan potensi gangguan saat mengemudi.
"Karpet bukan hanya soal kenyamanan dan estetika, tetapi juga keselamatan," tegasnya.
Pentingnya Memilih Karpet Mobil yang Sesuai
Inovasi pada sektor aksesori otomotif terus berkembang, termasuk untuk perlindungan interior kendaraan.
Salah satunya ditandai dengan hadirnya karpet mobil berbahan PVC yang dirancang untuk menyesuaikan bentuk lantai kendaraan serta membantu menjaga kebersihan dan kenyamanan kabin.
Produk tersebut dibuat mengikuti kontur lebih dari 200 tipe mobil melalui proses pemindaian digital tiga dimensi.
Teknologi tersebut dipadukan dengan proses digital designing dan precision cutting sehingga menghasilkan karpet yang diyakini memiliki tingkat presisi tinggi dan mampu menutup area kabin secara optimal.
Selain dirancang mengikuti kontur lantai kendaraan, karpet tersebut juga dilengkapi sejumlah fitur yang diklaim membantu menjaga posisinya tetap stabil saat digunakan.
CEO Otoproject Martin mengatakan bahwa pengembangan produk ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menghadirkan aksesori interior kendaraan yang mengutamakan aspek fungsional serta dapat digunakan oleh lebih banyak pemilik kendaraan.
"Ke depannya, saya berharap dengan kehadiran DURALINER ini menjadi solusi karpet premium yang awet, aman, harga terjangkau, dan bisa menjangkau seluruh pengguna mobil di Indonesia. Kami juga memberikan garansi hingga lima tahun sebagai bentuk kepercayaan terhadap kualitas produk,” ujar Martin.
Dari sisi material, karpet ini menggunakan bahan PVC heavy-duty. Menurut perusahaan, material tersebut memiliki karakteristik tahan terhadap air, mudah dibersihkan, cepat kering, serta dapat membantu mengurangi kelembapan yang berpotensi menimbulkan bau di dalam kabin.
Produk ini juga dilengkapi fitur yang diklaim mampu mengurangi penyerapan panas pada area lantai kendaraan.
"Kita menyematkan sejumlah fitur pendukung, seperti OEM Clip, Cover Clip, Edge Guard, Heel Guard, dan Dual SecureButton guna meningkatkan stabilitas sekaligus menjaga tampilan interior kendaraan tetap rapi,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan