Jumat, 25 OKTOBER 2024 • 14:20 WIB

5 Penyebab Bearing Roda Motor Rusak, Wajib Perhatikan Hal Ini!

Author

Ilustrasi servis motor

INDOZONE.ID - Bearing roda motor adalah salah satu komponen penting yang sering terlupakan oleh pengendara. Fungsinya adalah untuk memastikan roda bisa berputar dengan halus dan stabil.

Namun, bearing yang rusak bisa menyebabkan berbagai masalah, mulai dari suara berisik hingga ketidakstabilan saat berkendara.

Agar hal ini tidak terjadi pada motor kamu, penting untuk mengetahui penyebab bearing roda rusak. Berikut adalah 5 penyebab bearing roda motor rusak yang harus kamu perhatikan!

Penyebab Bearing Roda Motor Cepat Rusak

1. Kebiasaan Melibas Jalanan Rusak

Ilustrasi Jalan Berlubang

Salah satu penyebab utama bearing roda motor cepat rusak adalah seringnya motor digunakan di jalan yang berlubang atau rusak. Guncangan berulang saat melintasi jalan yang tidak rata akan memberikan tekanan berlebih pada bearing.

Akibatnya, bearing bisa aus lebih cepat karena beban yang tidak seimbang saat roda menabrak lubang. Meskipun motor didesain untuk menghadapi kondisi jalan yang bervariasi, jika terlalu sering digunakan di jalanan buruk, umur bearing bisa jadi lebih pendek.

Usahakan menghindari jalan yang rusak atau berlubang jika memungkinkan. Jika tidak ada pilihan lain, kurangi kecepatan saat melintas agar beban pada bearing berkurang.

2. Kurangnya Pelumasan

Kebocoran cairan hidrolik dari mesin atau jalur rem dapat mengganggu kinerja sistem rem secara keseluruhan sehingga menyebabkan rem blong pada mobil. (powertransmissionworld.com)

Bearing roda motor membutuhkan pelumasan yang cukup agar dapat berfungsi dengan baik. Pelumas membantu mengurangi gesekan antar komponen di dalam bearing, sehingga perputarannya tetap halus dan bebas hambatan.

Baca Juga: 5 Penyebab Motor Matic Gak Kuat di Tanjakan, Periksa Bagian Ini! 

Namun, jika pelumas mulai mengering atau berkurang, gesekan akan meningkat, dan bearing akan lebih cepat aus. Dalam jangka panjang, kurangnya pelumasan bisa menyebabkan bearing macet atau rusak total.

Lakukan perawatan berkala dengan mengecek dan mengganti pelumas pada bearing jika diperlukan. Pastikan pelumas yang digunakan sesuai dengan rekomendasi pabrikan.

3. Kontaminasi Kotoran dan Air

Ilustrasi servis motor. (Freepik/ArthurHidden)

Kotoran dan air yang masuk ke dalam bearing juga bisa menjadi penyebab kerusakan. Air dan debu dapat masuk melalui celah-celah kecil di sekitar seal bearing, terutama jika kamu sering berkendara di area yang kotor atau basah.

Ketika kotoran dan air masuk ke dalam bearing, pelumas di dalamnya bisa tercampur dengan partikel-partikel tersebut, sehingga pelumas kehilangan fungsinya. Akibatnya, gesekan meningkat dan bearing menjadi lebih cepat aus.

Baca Juga: 5 Penyebab Motor Matic Bergetar saat Tarikan Awal, Apa Permasalahannya? 

Pastikan seal bearing dalam kondisi baik dan tidak ada celah yang memungkinkan air atau kotoran masuk. Jika sering berkendara di area yang basah, periksa bearing secara berkala.

4. Overload atau Beban Berlebih

Motor listrik Honda CUV e:

Setiap motor memiliki kapasitas beban maksimal yang disarankan oleh pabrikan. Membawa beban yang terlalu berat, baik itu penumpang atau barang, bisa memberikan tekanan ekstra pada bearing roda.

Baca Juga: 5 Tips Restorasi Yamaha Mio Klasik, Tampil Layaknya Motor Keluaran Terbaru! 

Ketika bearing menerima beban berlebih, komponen di dalamnya harus bekerja lebih keras, dan ini bisa mempercepat keausan.

Selalu perhatikan kapasitas beban yang disarankan oleh pabrikan motor kamu. Hindari membawa barang atau penumpang yang melebihi batas agar komponen motor, termasuk bearing, tetap awet.

5. Pemasangan yang Tidak Tepat

Ilustrasi servis motor

Pemasangan bearing yang tidak benar, baik karena kesalahan saat mengganti bearing atau kesalahan teknisi, bisa menyebabkan bearing cepat rusak.

Bearing yang dipasang miring atau tidak sejajar akan menyebabkan distribusi beban yang tidak merata, yang pada akhirnya mempercepat kerusakan.Selain itu, penggunaan alat yang tidak tepat saat pemasangan juga bisa merusak permukaan bearing.

Selalu pastikan pemasangan bearing dilakukan oleh teknisi yang berpengalaman dan menggunakan alat yang sesuai. Jika kamu melakukan pemasangan sendiri, ikuti panduan pabrikan dan pastikan bearing dipasang dengan benar.

Baca Juga: 5 Penyebab Oli Motor Cepat Habis: Wajib Periksa Bagian Ini! 

Bearing roda motor adalah komponen penting yang mempengaruhi kenyamanan dan keselamatan berkendara.

Agar bearing tetap awet dan berfungsi dengan baik, perhatikan penyebab-penyebab kerusakan seperti melibas jalanan rusak, kurangnya pelumasan, kontaminasi kotoran, beban berlebih, dan pemasangan yang tidak tepat.

Dengan perawatan yang tepat dan penggunaan yang bijak, kamu bisa mencegah kerusakan bearing roda dan menjaga motor tetap dalam kondisi prima.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Suzuki.co.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU