INDOZONE.ID - Toyota Fortuner diesel bekas masih jadi primadona di pasar mobil SUV Indonesia. Tampilannya yang gagah, performa mesin yang tangguh, serta kenyamanan berkendara menjadikan mobil ini banyak diburu, terutama oleh pencinta SUV bermesin diesel.
Namun, meski Fortuner dikenal sebagai mobil SUV tangguh, bukan berarti kamu bisa asal beli unit bekasnya.
Agar tidak menyesal di kemudian hari, kamu wajib tahu beberapa hal penting sebelum memutuskan untuk membawa pulang Toyota Fortuner diesel bekas.
Berikut ini adalah tips beli Toyota Fortuner diesel bekas yang harus kamu pahami. Jangan gampang tergiur harga murah ya!
Cara Beli Toyota Fortuner Diesel Bekas yang Aman
1. Cek Riwayat Servis Secara Lengkap
Langkah pertama yang harus kamu lakukan sebelum membeli Fortuner diesel bekas adalah mengecek riwayat servisnya. Pastikan mobil dirawat secara rutin di bengkel resmi Toyota atau bengkel terpercaya.
Baca Juga: Mending Toyota Fortuner Diesel Bekas atau Innova Reborn Diesel? Simak Perbandingannya di Sini!
Riwayat servis ini bisa memberikan gambaran apakah mobil pernah mengalami kerusakan besar atau tidak. Toyota Fortuner diesel punya sistem injeksi dan turbo yang cukup kompleks.
Jika tidak dirawat dengan benar, komponen ini bisa rusak dan biaya perbaikannya tidak murah. Jadi, pastikan kamu membeli mobil yang perawatannya teratur dan tidak asal-asalan.
2. Perhatikan Kondisi Mesin Diesel
Mesin diesel Fortuner memang terkenal kuat, tapi itu hanya berlaku jika pemilik sebelumnya merawatnya dengan baik. Saat melakukan test drive atau pengecekan, dengarkan suara mesin.
Mesin diesel yang sehat biasanya mengeluarkan suara halus dan tidak terlalu kasar. Selain itu, cek juga asap knalpotnya.
Jika asap berwarna hitam pekat dan keluar terus-menerus, itu bisa jadi tanda pembakaran tidak sempurna atau ada masalah pada sistem injeksi.
Hindari membeli unit dengan ciri-ciri tersebut, karena bisa menandakan kerusakan serius.
3. Cek Transmisi, Terutama untuk Varian Matic
Toyota Fortuner diesel tersedia dalam pilihan transmisi manual dan otomatis. Jika kamu memilih varian matic, pastikan transmisi berpindah dengan mulus dan tidak ada hentakan saat perpindahan gigi.
Transmisi otomatis Fortuner cukup sensitif terhadap perawatan. Bila oli transmisi jarang diganti atau cara mengemudinya kasar, transmisi bisa cepat rusak.
Perbaikannya bisa menguras kantong hingga belasan juta rupiah. Jadi, pastikan kamu melakukan pengecekan menyeluruh di bagian ini.
4. Waspadai Mobil Bekas Banjir atau Tabrakan
Harga murah sering kali jadi senjata penjual untuk mengalihkan perhatian dari kondisi mobil yang buruk.
Jangan langsung tergiur! Cek dengan teliti apakah Fortuner diesel bekas yang kamu incar pernah kena banjir atau tabrakan besar.
Baca Juga: 5 Kelebihan Toyota Fortuner GR Sport Terbaru yang Membuatnya Disenangi Masyarakat Indonesia
Tanda-tanda mobil bekas banjir antara lain bau apek, karat di bagian bawah jok, atau kelistrikan yang tidak stabil.
Sementara itu, bekas tabrakan bisa dilihat dari sambungan rangka yang tidak rapi, cat yang belang, atau struktur bodi yang tidak simetris. Bawa juga montir terpercaya agar pengecekan bisa lebih akurat.
5. Bandingkan Harga Pasaran dan Siapkan Dana Tambahan
Terakhir, bandingkan harga Fortuner diesel bekas dari berbagai sumber, seperti OLX, marketplace mobil, atau showroom terpercaya.
Harga bisa bervariasi tergantung tahun, kondisi, dan varian. Jangan lupa untuk menyiapkan dana tambahan untuk servis awal atau penggantian beberapa komponen penting seperti oli, filter, dan aki.
Selain itu, pastikan kamu memeriksa kelengkapan dokumen kendaraan seperti STNK, BPKB, dan faktur. Jangan mau ambil risiko membeli mobil dengan surat-surat yang tidak jelas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: OLX, Auto 2000