INDOZONE.ID - Mobil AION UT akhirnya diperkenalkan di Indonesia. Ada sederet alasan yang bikin mobil ini mengaspal di jalanan utamanya untuk para gen z.
Lebih dari saekadar mobil listrik, AION UT digadang-gadang bakal jadi tren baru bagi kalangan kaum muda. Hal inilah yang bikin kamu harus kenal lebih dekat dengan mobil listrik asal China ini.
Berikut ini 7 alasan kenapa mobil AION UT cocok jadi teman berkendara gen z dikutip dari situs resminya, Minggu (13/7/2025).
Baca juga: GAC AION Resmikan Pabrik EV di Purwakarta, Tegaskan Indonesia Jadi Pasar Kunci
AION UT mengusung kombinasi desain Eropa yang elegan dengan teknologi mutakhir yang siap memanjakan pengendara urban di Indonesia. Mobil ini dideain oleh Stephan Janin, sosok di balik sejumlah desain otomotif ternama dunia, menjadi otak kreatif di balik AION UT.
Gak heran, tampilan mobil ini begitu modern dengan lekukan bodi yang seamless, lampu depan bergaya Matrix Cube Light yang khas, dan velg 17 inci yang memperkuat kesan sporty nan elegan.
Dari segi tampilan, AION UT nuansanya berbeda. Gak berlebihan dan buat para urban trendsetter. Terutama buat mereka yang ingin tampil dinamis, cerdas dan peduli akan keberlanjutan.
AION UT bukan hanya soal efisiensi, tapi juga soal pengalaman berkendara yang lebih pintar dan menyenangkan. Dengan platform AEP 3.0, mobil ini hadir dalam dua pilihan varian. Versi Standar menggunakan baterai 44 kWh, sedangkan varian Premium menawarkan baterai 60 kWh dengan jarak tempuh mencapai 500 km.
Tenaganya pun gak main-main. Varian Premium menghasilkan daya hingga 201 HP dengan torsi 210 Nm.
Baca juga: 5 Kelebihan Mobil Listrik AION V Terbaru 2025, Baterainya Bisa Tembus 600KM+!
Pengisian daya mobil ini juga sangat efisien, karena kamu cuma butuh waktu sekitar 24 menit buat mengisi daya dari 30% ke 80% menggunakan DC Fast Charging.
Mobil ini punya sentuhan AI yang disematkan pada voice comman dan ditambah dengan fitur-fitur kenyamanan seperti panoramic roof, kursi dengan ventilasi, wireless fast charging, sistem audio AdiGO 6 speaker. Fitur ini yang bikin AION UT layaknya “gadget besar” di jalanan.
Soal Harga, AION UT punya value yang sulit dibandingkan mobil lain. Namun pihak distributor maupun dealer masih merahasiakan Harga OTR. Karena baru akan diumumkan pada ajang GIIAS 2025, sejumlah sumber memposisikan bersaing langsung dengan model-model lain seperti Ora03, MG4 EV, BYD Dolphin, dan Wuling Cloud EV. Melihat modelnya, diperkirakan akan dibanderol di bawah Rp400 jutaan.
GAC AION juga menunjukkan keseriusannya dengan membangun pabrik khusus kendaraan listrik di Jawa Barat. Dengan kapasitas produksi awal 20.000 unit per tahun, dan target peningkatan hingga 50.000 unit, AION UT menjadi simbol komitmen mereka untuk mendorong ekosistem kendaraan listrik nasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: GAC AION