Honda Brio Satya. (Honda Indonesia)
INDOZONE.ID - Honda Brio masih menjadi salah satu mobil paling populer di Indonesia, terutama untuk anak muda dan keluarga kecil yang menginginkan kendaraan mungil, lincah, tapi tetap irit bahan bakar.
Selain harga jualnya cukup terjangkau, faktor lain yang bikin Brio laris manis adalah biaya pajak relatif murah dibanding mobil-mobil lain di kelasnya.
Buat kamu yang lagi mempertimbangkan membeli Brio, berikut rincian pajak tahunannya per tipe di 2025 selengkapnya di bawah inI!
Ilustrasi Denda Telat Bayar Pajak Motor (Freepik.com @rawpixel.com) (Freepik.com @rawpixel.com)
Sama seperti mobil lain, biaya pajak Brio dihitung berdasarkan tipe, transmisi, dan tentu saja nilai jual kendaraan bermotor (NJKB). Berikut daftar lengkap pajak tahunan Brio tahun 2025:
Baca juga: Berapa Pajak Honda CR-V 1.5 Turbo Prestige Tahun 2022? Simak Biayanya di Sini!
Dari data di atas, bisa dilihat kalau perbedaan pajak tidak terlalu jauh antara tipe. Pajak Brio RS sedikit lebih tinggi karena harga jual dan fitur yang lebih lengkap ketimbang Brio Satya. Begitu juga transmisi CVT yang biasanya lebih mahal ketimbang versi manual.
Pajak Honda Brio terbaru masih cukup terjangkau, tapi kenapa? Simak alasannya di bawah ini!
Honda Brio Satya. (Honda Indonesia)
Honda Brio dibekali mesin 1.200 cc i-VTEC yang terkenal responsif, tapi tetap irit bahan bakar. Kapasitas mesin ini jadi salah satu faktor utama yang membuat pajaknya murah. Seperti diketahui, semakin besar cc mesin, semakin tinggi pula pajak yang dikenakan.
Baca juga: Honda Sukses Raih 1.908 SPK Sepanjang GIIAS 2025, Brio dan Jajaran Mobil Hybrid Honda Jadi Andalan!
Dengan kapasitas kecil tapi bertenaga, Brio jadi pilihan ideal untuk pemilik mobil pertama maupun anak muda yang butuh kendaraan simpel dan efisien.
Ilustrasi membeli mobil bekas. (Freepik/prostooleh)
Honda Brio Satya masuk dalam kategori Low Cost Green Car (LCGC), sedangkan Brio RS ada di kelas city car.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Samsat Digital, Honda Indonesia