Mitsubishi Destinator terbaru hadir dengan lima mode berkendara. (Press Release)
INDOZONE.ID - Mitsubishi Indonesia kembali bikin gebrakan lewat Mitsubishi Destinator, SUV 7 penumpang yang kini jadi primadona baru di segmen medium SUV.
Bukan cuma desain dan fitur premiumnya yang mencuri perhatian, tetapi juga mesin 1.500 cc turbo yang digendongnya.
Mesin ini bukan sembarang mesin, karena menggabungkan tenaga buas, efisiensi bahan bakar, dan kenyamanan berkendara yang pas buat penggunaan harian.
Lantas, sehebat apa performa mesin turbo Mitsubishi Destinator terbaru ini? Yuk, kita kupas satu per satu keunggulannya. Simak selengkapnya di bawah ini!
Tampilan mesin Mitsubishi Destinator terbaru. (https://www.mitsubishi-motors.co.id/)
Destinator dibekali mesin 4B40 generasi kedua yang sudah disempurnakan. Mesin ini memanfaatkan teknologi turbocharger dengan water-cooled intercooler, yang membuat performanya lebih responsif sekaligus menjaga suhu udara tetap stabil.
Baca juga: Mitsubishi Destinator Terbaru Jadi Primadona di GIIAS 2025 dan Sukses Bukukan 1.900 SPK!
Hasilnya, mesin 1.500 cc ini mampu menghasilkan 163 PS dan torsi 250 Nm. Angka itu bukan main-main, apalagi mengingat kapasitasnya yang hanya 1,5 liter.
Karakter tenaga dan torsi ini bikin Destinator terasa enteng saat diajak stop-and-go di perkotaan, sekaligus bertenaga ketika diajak menyalip di jalan tol atau menanjak di rute luar kota.
Keunggulan lain dari mesin Destinator ada di teknologi dual injection system. Teknologi ini mengombinasikan:
Baca juga: 5 Kelebihan Mitsubishi Destinator yang Baru Rilis: SUV dengan Mesin Turbo Canggih!
Hasilnya, torsi mesin bisa lebih optimal dan tenaga nggak gampang drop di semua putaran mesin. Jadi, mau dipakai untuk perjalanan santai atau digeber buat jarak jauh, performanya tetap konsisten dan responsif.
Mitsubishi Destinator hadir dengan mesin 1500cc turbo. (https://www.mitsubishi-motors.co.id/)
Salah satu masalah umum mesin turbo adalah turbo lag atau jeda tenaga saat akselerasi mendadak. Nah, All-New Destinator mengantisipasi hal ini lewat sistem water-to-air intercooler.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Mitsubishi Motors