INDOZONE.ID - PT Pindad menyatakan punya kapasitas untuk memproduksi hingga 500 ribu unit mobil nasional per tahun.
Direktur Utama PT Pindad, Sigit P. Santosa, menegaskan bahwa mobil nasional tidak boleh berhenti di slogan.
Pindad telah menyiapkan lahan industri di Subang, Jawa Barat, dengan target produksi awal 100 ribu unit per tahun pada 2028.
Angka itu akan ditingkatkan secara bertahap hingga mencapai 500 ribu unit per tahun.
“Pengembangan mobil nasional tidak bisa hanya sekadar program. Kita harus melakukan piloting inovasi teknologi dan membangun ekosistemnya,” ujar Sigit diktuip dari Antara.
Ia juga menekankan pesan dari lembaga lain, agar Pindad tidak larut dalam euforia. Namun, fokus pada implementasi nyata di lapangan.
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, menilai Indonesia sudah lama mampu membuat mobil dan pabrik mobil. Hanya saja, yang belum terwujud adalah industri mobil nasional yang utuh.
Baca juga: Mobil Nasional Siap Meluncur, Menko Airlangga Ungkap Harga di Bawah Rp300 Juta
Menurutnya, pembangunan mobil nasional harus berjalan beriringan dengan kawasan industri dan rantai pasok dalam negeri.
“Tanpa kawasan industri, pembangunan mobil nasional tidak akan kokoh. Ekosistem rantai pasoknya harus tumbuh bersama,” kata Rachmat.
Oleh karena itu, Bappenas bersama Himpunan Kawasan Industri (HKI) dan PT Pindad menandatangani Nota Kesepahaman (MoU).
Kerja sama dilakukan untuk memperkuat kawasan industri prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, dan akselerasi Program Mobil Nasional sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN).
Ketua HKI Ahmad Ma’ruf Maulana menyebut, saat ini ada 170 kawasan industri yang siap mendukung percepatan PSN dan hilirisasi otomotif.
“Kami ingin MoU ini benar-benar dikawal. Hambatan di lapangan harus bisa diselesaikan cepat,” ujar Ma’ruf.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara