Jetour T2 terbakar usai diseruduk BMW di Tol Jagorawi. (Indozone/Rachmat Fahzry/Ist)
INDOZONE.ID - Insiden kecelakaan hebat yang terjadi di Tol Jagorawi KM 31 arah Jakarta, pada Senin (2/2/2026) malam, mendadak menjadi perbincangan hangat di jagat otomotif.
Kecelakaan yang melibatkan unit Jetour T2 dan sebuah sedan BMW ini, menarik perhatian bukan hanya karena kronologinya, tapi juga menyoroti aspek ketahanan dari SUV asal Tiongkok yang baru saja mengaspal di Indonesia pada tahun 2025 lalu.
Kecelakaan bermula saat pengemudi BMW mencoba menyalip dari sisi kiri, yang mengakibatkan Jetour T2 kehilangan kendali hingga menghantam pembatas jalan dan akhirnya terbakar.
Di tengah sorotan publik terhadap insiden tersebut, banyak yang mulai bertanya-tanya, seperti apa sebenarnya spesifikasi mobil ini dan berapa harganya di pasar Indonesia?
Untuk pasar Indonesia di tahun 2026, Jetour T2 dibanderol dengan harga yang cukup kompetitif di kelasnya, yakni:
Dengan harga di angka Rp500 jutaan, Jetour T2 menawarkan paket fitur yang biasanya hanya ditemukan pada SUV Eropa atau Jepang dengan harga miliaran rupiah.
Baca juga: Jetour T2 Terbakar Usai Diseruduk BMW di Tol Jagorawi, Gimana Sih Kronologinya?
Dari segi fitur keselamatan aktif dan performa mesin, mobil ini secara kertas sangat worth it bagi mereka yang mencari gaya hidup petualang tanpa mengorbankan kemewahan.
Bagian belakang dan samping Jetour T2. (Indozone/Rachmat Fahzry)
Jetour T2 hadir dengan bahasa desain boxy yang sangat maskulin, memberikan kesan sebagai mobil off-road mewah yang siap melibas segala medan.
Tampilannya yang gagah bukan sekadar kosmetik, di balik kap mesinnya, Jetour membekali mobil ini dengan mesin Kunpeng Power 2.0 TGDI.
Baca juga: 5 Kelebihan Jetour T2 Terbaru Dibanding Kompetitor Lainnya, Siap Diajak Main Lumpur dan Berpetualang
Dapur pacu ini mampu memuntahkan tenaga hingga 245 ps dengan torsi mencapai 390 Nm (berdasarkan spesifikasi standar mesin tersebut).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Jetour Motor Indonesia