Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 28 MEI 2026 • 15:30 WIB

Kendaraan Listrik Makin Ramai, Industri Lokal Harus Rasa Global

Kendaraan Listrik Makin Ramai, Industri Lokal Harus Rasa GlobalIlustrasi mobil listrik. (Dok. Freepik.)

INDOZONE.ID - Industri mobil dan motor listrik di Indonesia makin ramai, membuat pemerintah mendorong industri kecil dan menengah (IKM) masuk ke rantai pasok kendaraan listrik nasional.

IKM diharapkan mampu membuat komponen lokal agar ikut tumbuh dan punya daya saing global.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melihat peluang industri Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) masih sangat besar.

Indonesia punya modal kuat lewat cadangan nikel, pasar domestik besar, dan makin banyaknya merek EV yang masuk.

Oleh karena itu, pemerintah mulai mendorong IKM komponen otomotif supaya ikut masuk ke rantai pasok mobil listrik nasional.

“Pemerintah berupaya agar ekosistem industri KBLBB tidak hanya diisi oleh pelaku industri besar, namun juga oleh industri berskala kecil dan menengah sehingga dapat terjadi proses transfer wawasan, pengetahuan, dan teknologi bagi pengembangan industri dalam negeri ke depan,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.

Baca juga: Dealer BYD BSD Kebakaran, Mobil Listrik Aman?

Baca juga: 12 Tips Penting yang Harus Diperhatikan Pengguna Baru Mobil Listrik dari Pakar Keselamatan Berkendara

Langkah serius Kemenperin dilakukan lewat kegiatan Penjajakan Peluang Bisnis IKM Alat Angkut dalam Rantai Pasok KBLBB di Cikarang, Jawa Barat, pada 22 Mei 2026.

Acara itu melibatkan pelaku IKM komponen otomotif, asosiasi, pemerintah daerah, sampai perusahaan besar seperti PT SGMW Motor Indonesia dan PT VKTR Teknologi Mobilitas.

Kendaraan Listrik Makin Ramai, Industri Lokal Harus Rasa GlobalPabrik VinFast di Subang, Jawa Barat, juga memproduksi motor listrik selain mobil. (Indozone/Rachmat Fahzry)

Penjualan Mobil Listrik Naik Tajam

Pasar kendaraan listrik di Indonesia memang lagi tumbuh cepat. Data Gaikindo mencatat penjualan battery electric vehicle (BEV) pada kuartal pertama 2026 mencapai 33.150 unit.

Angka itu naik 95,9 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Sementara populasi bus listrik nasional sampai April 2026 sudah mencapai 798 unit. Untuk kendaraan roda dua listrik, jumlahnya bahkan tembus 236.451 unit per Februari 2026.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas Kemenperin

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Kendaraan Listrik Makin Ramai, Industri Lokal Harus Rasa Global

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!