Tampilan logo perusahaan otomotif Ford (photo/Unsplash/Dan Dennis)
Bicara tentang teknologi Self-Driving, saat ini Tesla memang menjadi perusahaan otomotif yang paling terkenal jika berbicara tentang fitur Self-Driving. Kini mereka juga sudah memberikan akses beta kepada sejumlah pelanggan yang ingin mencobanya.
Namun ternyata pemberian akses beta yang memang bisa dibilang 'belum sempurna' tersebut menimbulkan kontroversi. Bahkan CEO Ford sampai ikut menyindir Tesla melalui postingan di akun Twitter-nya.
Diketahui bahwa CEO Ford, Jim Farley telah mengunggah video yang menampilkan teknologi Self-Driving miliknya yang diberi nama BlueCruise. Farley pun mengatakan bahwa teknologi ini sudah mereka coba di dunia nyata sendiri sehingga tidak perlu dilakukan oleh para pelanggan.
BlueCruise! We tested it in the real world, so our customers don’t have to. pic.twitter.com/dgqVkWH31r
— Jim Farley (@jimfarley98) April 14, 2021
"BlueCruise! Kami sudah mencobanya sendiri di dunia nyata sehingga pelanggan kami tidak perlu melakukan hal tersebut lagi," tulis Jim Farley.
Tentunya hal ini menjadi pukulan keras bagi Tesla karena Ford berani meluncurkan fitur Self-Driving miliknya tanpa harus meluncurkan versi beta kepada para pelanggan terlebih dahulu.
Namun masih banyak orang yang membela Tesla dimana sebenarnya versi beta dari Self-Driving juga merupakan hal yang opsional sehingga pelanggan dapat memilih untuk mencoba fitur tersebut atau menunggu sampai versi stable-nya diluncurkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: