Tampilan mobil Ford Mustang Mach 1 berwarna putih (photo/Ford)
Memberikan informasi yang salah saat melakukan promosi memang menjadi hal yang fatal dilakukan. Pasalnya hal tersebut membuat perusahaan dapat menerima kerugian sebab harus membayar ganti rugi setelah membuat calon pembeli tertipu.
Nah, baru-baru ini Ford Australia mengalami masalah tersebut dimana pihaknya terpaksa memberikan ganti rugi kepada para konsumen senilai Rp11 miliar.
Diketahui awal mula masalah ini terjadi ketika pihak pemasaran dari Ford Australia salah menulis bahwa mobil Mustang Mach 1 2021 yang mereka hadirkan di Australia hadir dengan beberapa fitur.
Fitur tersebut antara lain seperti radar cruise control, sensor parkir belakang, hingga lampu kabut. Namun ternyata mobil Mustang Mach 1 2021 yang dibawa ke Australia tidak hadir dengan fitur-fitur tersebut.
Alhasil pihak Ford Australia meminta maaf kepada pembeli yang kecewa dan memutuskan untuk memberi layanan servis gratis selama 3 tahun dan pengalaman track day eksklusif sebagai bentuk kompensasi. Total kompensasi yang diberikan Ford ini disebut menghabiskan biaya hingga Rp11 miliar.
"Kami kecewa karena tidak mengetahui bahwa brosur kami memiliki sejumlah kesalahan dan menerbitkannya terlebih dahulu ke situs web. Kami meminta maaf karena pelanggan setia Ford dan pemilik Mach 1 merasa kecewa," ucap pihak Ford Australia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: