Minggu, 24 AGUSTUS 2025 • 14:19 WIB

Bak Taktik ‘Perang Gerilya’, VinFast Jadikan VF 7 sebagai ‘Senjata’

Author

VinFast VF7 meluncur di GIIAS 2025. (Indozone/Rachmat Fahzry)

INDOZONE.ID - VinFast, produsen mobil listrik asal Vietnam, menjadikan VF 7 sebagai senjata andalan alih-alih terjebak perang harga di pasar otomotif Indonesia. Mereka seakan melakukan taktik “perang gerilya” dengan memberi konsumen ekosistem lengkap, mulai dari desain, teknologi hingga model langganan baterai yang fleksibel.

Langkah itu dilakukan saat industri mobil listrik tengah sibuk banting harga. Namun VinFast, yang terdaftar di Nasdaq, menolak ikut-ikutan. Mereka fokus membangun loyalitas pelanggan lewat nilai jangka panjang, bukan sekadar potongan harga sementara.

“Filosofi kami yang berpusat pada pelanggan mendorong kami untuk terus menyesuaikan kebijakan agar manfaat yang diberikan semakin maksimal,” kata Kariyanto Hardjosoemarto, CEO VinFast Indonesia dalam keterangannya.

Hadir dalam dua varian, VF 7 Eco dan VF 7 Plus, model ini mengusung desain “Asymmetric Aerospace” dari Torino Design Italia. Lampu LED berbentuk V khas VinFast, atap coupe, serta pelek alloy 19 inci bikin tampilannya atletis sekaligus modern.

Soal interior, mobil ini punya kabin yang lega, jok kulit, layar sentuh 12,9 inci hingga heads-up display. Personalization jadi nilai lebih dengan lima pilihan warna eksterior dan dua opsi interior.

Baca juga: 'Jalan Ninja' VinFast, Tak Gentar Hadapi Perang Harga Mobil Listrik

Performa dan Keamanan

Untuk urusan tenaga, VF 7 Plus pakai dua motor AWD bertenaga 349 hp dengan jarak tempuh 471 km (NEDC). Sementara varian Eco lebih ramah perkotaan, dengan 174 hp dan jarak 430 km sekali charge.

Soal keamanan, semua varian dilengkapi 7 airbag plus fitur keselamatan aktif. Khusus VF 7 Plus, ada tambahan 17 fitur ADAS, dari Highway Assist sampai 360 Surround View. Mobil ini juga mendukung update software OTA agar selalu mutakhir.

Baca juga: Inovasi Otomotif Indonesia: Menyongsong Era Hybrid dan Listrik

Skema Langganan Baterai

Yang bikin strategi VinFast beda adalah model langganan baterai. Konsumen bisa pilih beli mobil dengan baterai sekaligus, atau lebih hemat dengan sistem langganan. Untuk VF 7, harga bisa lebih murah Rp50–60 juta tergantung varian.

Biaya langganan per bulan  mulai Rp905 ribu untuk Eco dan Rp1,03 juta untuk Plus AWD. VinFast juga menjamin baterai seumur hidup, termasuk perawatan gratis, perbaikan, sampai penggantian kalau kapasitasnya turun di bawah 70%.

Selain baterai, VinFast juga kasih pengisian gratis di stasiun V-GREEN, bunga kredit kompetitif, hingga jaminan resale value 90% dalam 6 bulan dan 70% dalam 3 tahun.

“Sebagai pelopor model langganan baterai di Indonesia, kami ingin menegaskan komitmen jangka panjang untuk mendukung transisi menuju era ramah lingkungan,” tambah Kariyanto.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: VinFast Indonesia

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU