Rabu, 28 JANUARI 2026 • 12:18 WIB

IIMS 2026 Bidik Transaksi Rp8 Triliun

Author

IIMS 2026 bidik transaksi Rp8 triliun. (Indozone/Rachmat Fahzry)

INDOZONE.ID - Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 menargetkan total transaksi Rp8 triliun.

Target ini didorong oleh bertambahnya jumlah merek dan produk otomotif yang berpartisipasi, meski kondisi pasar otomotif nasional sepanjang 2025 mengalami perlambatan.

Project Manager IIMS 2026, Rudi MF, menegaskan bahwa Dyandra Promosindo tetap optimistis dengan target transaksi Rp8 triliun pada gelaran IIMS 2026.

“Kita targetnya Rp8 triliun total transaksi kita upayakan di tahun ini. Optimistis, karena jumlah barangnya makin banyak,” ujar Rudi dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Baca juga: 3 Mobil Elektrifikasi Toyota Bakal Ditampilin di IIMS 2026, Apa Saja?

Menurut Rudi, peningkatan target ini sejalan dengan semakin beragamnya produk yang ditampilkan di IIMS.

Tidak hanya kendaraan roda empat, tetapi juga roda dua hingga industri pendukung otomotif.

Baca juga: Siap-siap, IIMS 2026 Akan Segera Digelar dengan Venue Lebih Luas dan Bakal Hadir di Beberapa Kota!

Bertambahnya merek dan variasi produk diyakini mampu mendorong minat beli pengunjung, sekaligus memberi lebih banyak opsi bagi konsumen yang datang ke pameran.

Pasar Otomotif 2025 Melambat

Meski menargetkan angka ambisius, Rudi tidak menutup mata terhadap kondisi pasar otomotif yang menurun sepanjang 2025 jika dibandingkan tahun sebelumnya.

Situasi tersebut membuat penyelenggara mengambil pendekatan yang lebih realistis.

Target minimalnya, capaian transaksi IIMS 2026 bisa menyamai hasil tahun lalu.

“Kalau lihat 2025 kan pasar turun dibanding 2024. Sebetulnya kita harapannya yang realistis minimal sama (capaian transaksi) seperti tahun lalu,” jelas Rudi.

Pendekatan ini dinilai lebih relevan dengan kondisi industri saat ini, tanpa mengurangi peran strategis IIMS sebagai barometer awal tahun.

Lebih dari sekadar transaksi, Rudi menekankan bahwa IIMS memiliki peran penting sebagai penggerak industri otomotif nasional.

Sebagai pameran yang digelar di awal tahun, IIMS diharapkan mampu menjadi stimulus bagi industri secara menyeluruh, mulai dari produsen kendaraan, distributor, hingga sektor pendukung.

“Yang paling penting karena ini awal tahun, mudah-mudahan ini jadi stimulus buat industri ke belakangnya. Kalau di sini baik, ke depannya terus baik,” tutupnya.

IIMS 2026 Digelar 5–15 Februari di JIExpo Kemayoran

Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Daswar Marpaung, memastikan IIMS 2026 akan kembali digelar pada 5–15 Februari 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Pameran tahun depan disebut akan hadir dengan skala yang lebih besar, peserta lebih beragam, serta program yang makin relevan dengan perkembangan industri dan gaya hidup masyarakat.

“Bagi kami, IIMS bukan sekadar pameran. IIMS adalah platform kolaborasi industri, tempat pelaku industri bertemu dengan konsumen, tempat inovasi diperkenalkan, gagasan dibangun, dan ekosistem otomotif Indonesia bergerak bersama,” kata Daswar.

Konsep Sportainment dan Target Generasi Baru

Pada penyelenggaraan tahun ini, IIMS juga kembali mengusung konsep sportainment, yakni perpaduan otomotif, olahraga, hiburan, dan gaya hidup aktif.

Konsep ini dirancang agar IIMS semakin inklusif dan atraktif, sekaligus menjangkau generasi baru yang melihat otomotif sebagai bagian dari gaya hidup, bukan sekadar alat transportasi.

“Kami ingin setiap pengunjung tidak hanya datang dan menikmati acara, tetapi benar-benar merasakan pengalaman otomotif secara nyata,” tambah Daswar.

IIMS 2026 akan diikuti sekitar 180 brand otomotif, mencakup kendaraan roda empat, roda dua, hingga industri pendukung.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU