Rabu, 04 FEBRUARI 2026 • 15:48 WIB

China Ngebut Bangun 28 Juta Fasilitas Pengisian Daya Kendaraan Listrik

Author

China akan bangun 2,7 juta pengisian daya kendaraan listrik. (Dok. Auto Daily)

INDOZONE.ID - China menargetkan punya 28 juta fasilitas pengisian daya kendaraan listrik pada 2027.

Target ini mencakup pengisian ultra cepat, ekspansi di jalan tol, hingga teknologi vehicle-to-grid (V2G). 

Melansir Carnewschina, Rabu (4/1/2026) hingga akhir Desember 2025, China sudah mengoperasikan 20,09 juta fasilitas pengisian daya kendaraan listrik.

Angka ini naik 49,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan menjadikan China sebagai pemilik jaringan pengisian daya terbesar di dunia.

Administrasi Energi Nasional China menargetkan penambahan sekitar 1 juta fasilitas baru per tahun hingga totalnya mencapai 28 juta pada akhir 2027. Infrastruktur ini diproyeksikan menopang lebih dari 80 juta kendaraan listrik.

Total kapasitas pengisian daya publik ditargetkan menembus 300 juta kilowatt.

Fokus Kota Besar dan Jalan Tol

Penguatan pengisian daya akan difokuskan ke area dengan mobilitas tinggi.

Di wilayah perkotaan, China berencana menambah 1,6 juta konektor pengisian daya DC.

Dari jumlah tersebut, sekitar 100 ribu unit merupakan charger berdaya tinggi, yang dirancang untuk memangkas waktu tunggu pengguna kendaraan listrik.

Baca juga: Apa Penyebab Mobil Listrik Terbakar? Simak Penyebab dan Perlindungannya Terhadap Konsumen!

Baca juga: Motor Listrik Yamaha EC-06 Bergaya Urban yang Siap Meramaikan Tren Kendaraan Ramah Lingkungan

Sementara itu, di ruas jalan tol dan area istirahat, akan dipasang 40 ribu konektor ultra cepat baru maupun hasil peningkatan, dengan daya minimal 60 kW atau lebih.

Ekspansi V2G

Salah satu langkah strategis China adalah memperluas teknologi vehicle-to-grid (V2G).

Teknologi ini memungkinkan kendaraan listrik tidak hanya mengisi daya, tapi juga mengembalikan listrik ke jaringan.

Hingga akhir 2027, China menargetkan program percontohan V2G skala besar hadir di lebih dari 5.000 fasilitas pengisian daya dua arah.

Saat ini, China memiliki 4,71 juta fasilitas pengisian daya publik, naik 31,9 persen secara tahunan.

Total daya yang tersedia mencapai 220 juta kilowatt, dengan rata-rata daya per charger sekitar 46,53 kW.

Di sisi lain, fasilitas pengisian daya pribadi juga tumbuh pesat.

Jumlahnya mencapai 15,37 juta unit, meningkat 56,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Total kapasitas terpasang untuk charger pribadi mencapai 134 juta kilovolt-ampere, menandakan pergeseran besar ke pengisian daya di rumah.

Pertumbuhan pengisian daya tak lepas dari lonjakan kendaraan energi baru (NEV).

Dalam lima tahun terakhir, penetrasi NEV di China melonjak dari 5,4 persen pada 2020 menjadi 54 persen pada 2025.

Produksi kendaraan listrik pun naik drastis, dari 1,37 juta unit menjadi lebih dari 16 juta unit dalam periode yang sama.

Sebaliknya, penjualan mobil bensin justru merosot tajam, dari 18,17 juta unit pada 2020 menjadi 10,7 juta unit pada 2025.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Car News China

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU