INDOZONE.ID - VinFast membawa Limo Green ke Indonesia, yakni MPV listrik tujuh penumpang yang sukses besar di Vietnam.
Dengan tenaga kuat, kabin lega, dan biaya operasional rendah, model ini menantang dominasi MPV bensin.
Kehadirannya menandai fase baru transisi kendaraan listrik di segmen keluarga dan armada.
Di Vietnam, segmen MPV bukan cuma soal mobil keluarga.
Mobil jenis ini juga jadi tulang punggung armada, shuttle, hingga kendaraan operasional.
Diluncurkan pada Agustus 2025, Limo Green langsung melesat. Pada Desember saja, 10.981 unit dikirim ke konsumen.
Angka ini menempatkannya sebagai salah satu MPV tujuh penumpang paling laris di Vietnam dalam waktu singkat.
Baca juga: VinFast Limo Green Resmi Dijual Mulai Rp300 Jutaan, Ada Skema Sewa Baterai
Baca juga: 4 Motor Listrik VinFast Tanpa Ribet Ngecas, Tinggal Tukar Baterai Seharga Rp5 Ribu
Dari Vietnam ke Indonesia
Masuknya Limo Green ke Indonesia membawa pesan bahwa mobil listrik kini siap bermain di segmen mass market.
Selama ini, MPV identik dengan mesin bensin hingga efisiensi.
Namun, Limo Green mencoba membalik narasi itu dengan pendekatan berbeda.
Performa, ruang lega, dan biaya jalan yang jauh lebih murah.
Indonesia punya karakter mirip Vietnam. MPV dipakai harian, sering diisi penuh, dan menempuh jarak panjang.
Performa Limo Green
Di balik bodinya, Limo Green dibekali motor listrik bertenaga 201 hp dengan torsi 280 Nm.
Angkanya hampir dua kali lipat MPV bensin sekelas.
Saat mobil diisi tujuh penumpang plus barang, responsnya tetap halus dan konsisten.
Torsi instan khas motor listrik bikin akselerasi terasa ringan, tanpa hentakan atau jeda perpindahan gigi.
Kabin
Tenaga saja tidak cukup di segmen MPV. Wheelbase 2.840 mm membuat kabin terasa lebih panjang dari MPV kompak pada umumnya.
Kondisi ini paling terasa efeknya, area yang sering jadi “korban” di mobil tujuh penumpang.
Reviewer otomotif Vietnam, Nguyen Truong Thanh dari GearupVN, menilai dimensi ini memberi kenyamanan nyata bagi penumpang dewasa di baris belakang.
Baris ketiga tak lagi terasa sekadar pelengkap.
Jarak Tempuh
Soal daya jelajah, Limo Green diklaim mampu menempuh hingga 450 km dalam sekali pengisian.
Pengisian cepatnya bisa mencapai 10 persen ke 70 persen dengan waktu sekitar 30 menit.
Keunggulan terbesar kendaraan listrik bukan di desain, tapi di angka-angka setelah dibeli.
“Dampaknya sangat signifikan, terutama bagi konsumen dari kelompok menengah dan menengah ke bawah,” ujar seorang pakar industri otomotif Vietnam.
Tanpa bensin, tanpa oli mesin, dan dengan komponen lebih sedikit, biaya per kilometer bisa ditekan jauh. Perawatan juga lebih simpel dan jarang.
Untuk armada, efeknya bersifat akumulatif. Dalam jangka menengah, selisih biaya operasional bisa melampaui harga beli awal kendaraan.
Terelpas dari performa, fitur dan kelebihannya, VinFast sadar, adopsi listrik juga soal kepercayaan.
Limo Green dibekali garansi kendaraan tujuh tahun atau 160.000 km. Baterainya bahkan mendapat garansi delapan tahun tanpa batas jarak tempuh.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan