Minggu, 29 MARET 2026 • 18:06 WIB

Denza Z Buka Voting Nama, Ada 3 Varian Supercar BYD

Author

Eksterior Denza Z. (Dok. Denza.)

INDOZONE.ID - BYD Denza membuka kampanye penamaan publik untuk supercar Denza Z.

Voting mencakup tiga varian, yakni hardtop, convertible, dan track.

Pemilihan nama dibuka hingga 10 April 2026 via Weibo, bisa dalam bahasa Mandarin, Inggris, atau kombinasi keduanya.

Pemenang dipilih lewat shortlist 30 nama dan voting publik.

Baca juga: Denza Z9 GT dan B5 Pasti Masuk Indonesia 2025, Kapan Resminya?

Denza Z

Denza Z adalah supercar dua pintu di bawah merek premium BYD bernama Denza. Mobilnya pertama kali muncul sebagai konsep di Shanghai Auto Show, April 2025.

Mobil tersebut dirancang oleh Wolfgang Egger, desainer yang sebelumnya punya rekam jejak panjang di Audi dan Alfa Romeo.

Kabin depan Denza Z.

Sekarang, BYD meminta publik ikut menentukan nama resmi tiap varian. Langkah ini tidak lazim untuk segmen supercar. Biasanya nama model ditentukan internal pabrikan.

Tapi Denza memilih pendekatan komunitas, yang secara tidak langsung juga jadi strategi membangun hype sebelum peluncuran resmi.

Tiga Varian, Tiga Karakter Berbeda

Ketiga varian Denza Z punya positioning yang jelas dan berbeda satu sama lain.

Hardtop diposisikan sebagai versi paling "accessible", tetap berperforma tinggi, tapi dengan sentuhan teknologi lintasan balap yang bisa dinikmati di jalan biasa. Convertible hadir dengan atap soft-top dan identitas lifestyle, buat yang lebih mementingkan gaya berkendara terbuka. Track adalah varian paling ekstrem. Ringan, fokus performa, dan dibuat lebih eksklusif dari dua varian lainnya.

Kandidat Nama yang Sudah Diusulkan

Ada tiga set nama kandidat yang sudah dipublikasikan Denza sebagai referensi arah penamaan.

Set pertama pakai akhiran bahasa Mandarin bertema angin.

"Ride the Wind" untuk hardtop, "Bask in the Wind" untuk convertible, dan "Command the Wind" untuk varian track.

Set kedua lebih simpel. Tiga kata bahasa Inggris. FUN, FREE, dan FLY, masing-masing untuk hardtop, convertible, dan track.

Set ketiga mengacu pada konvensi penamaan berorientasi performa.

Z-ONE untuk hardtop, Z-RS untuk track, dan S-719 untuk convertible.

Semua ini masih usulan kandidat, bukan nama final yang dikonfirmasi.

Pemilih bisa mendapatkan satu hadiah utama, tiga penghargaan popularitas, dan enam penghargaan kreativitas.

Proses finalnya, 30 nama masuk shortlist oleh Denza, lalu voting publik di Weibo menentukan pemenang.

Spesifikasi Denza Z

Dari sisi teknis, Denza Z akan menggunakan sistem suspensi DiSus-M milik BYD, yaitu teknologi yang memanfaatkan data sensor untuk menyesuaikan kontrol bodi dengan waktu respons 10 milidetik. Perbandingannya lebih cepat dari kedipan mata manusia.

CarNewsChina melaporkan bahwa eksekutif Denza mengonfirmasi supercar Z sedang menjalani pengujian di Nurburgring, dengan rumor tenaga melebihi 1.000 hp.

Kalau angka itu benar, Denza Z akan masuk kelas yang sama dengan Rimac Nevera dan Bugatti Tourbillon.

Gambar spy shot dari versi produksi menunjukkan desain yang sangat dekat dengan konsepnya.

Bagian depan membulat, jendela tanpa bingkai, dan lampu belakang dua elemen. Satu perbedaan ada sayap belakang besar yang ada di versi konsep tidak terlihat di unit tes.

Belum ada tanggal peluncuran resmi yang diumumkan.

Tapi dengan kampanye nama yang berjalan hingga 10 April dan pengujian aktif di Nurburgring, arah menuju debut produksi sudah semakin jelas.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Carnewschina

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU