Senin, 06 APRIL 2026 • 17:30 WIB

Baterai Masa Depan, EV Chery Bisa Tempuh 1.500 Km

Author

Chery J6 merupakan mobil listrik terbaru yang memiliki performa dan jarak tempuh yang panjang. (Dwi Ajie Ferdiansyah)

INDOZONE.ID - Chery dikabarkan tengah mengembangkan teknologi baterai solid-state yang berpotensi membawa kendaraan listrik menempuh jarak lebih dari 1.500 kilometer dalam sekali pengisian daya. Angka ini jauh melampaui kemampuan mobil listrik yang saat ini beredar di pasar.

Mengutip laporan Drive, produsen otomotif asal China tersebut menyebutkan bahwa prototipe baterai solid-state yang mereka kembangkan kini telah mencapai kepadatan energi sekitar 400 watt-jam per kilogram. Ke depan, Chery menargetkan peningkatan hingga 600 watt-jam per kilogram pada generasi berikutnya.

Sebagai perbandingan, baterai lithium-ion yang umum digunakan pada mobil listrik saat ini rata-rata memiliki kepadatan energi di kisaran 250–300 watt-jam per kilogram.

Baca juga: Update Harga Chery Tiggo 9 CSH AWD April 2026, SUV Bongsor tapi Bermesin Hybrid!

Potensi Jarak Tempuh Lebih dari 1.500 Km

Dengan peningkatan kepadatan energi tersebut, Chery meyakini teknologi baterai solid-state dapat mendorong jarak tempuh kendaraan listrik hingga melampaui 1.500 kilometer. Jika terealisasi, capaian ini akan menjadi salah satu lompatan besar dalam industri kendaraan listrik global.

Jarak tempuh yang lebih panjang juga diharapkan mampu menjawab kekhawatiran konsumen terkait keterbatasan daya jelajah EV, sekaligus mengurangi frekuensi pengisian ulang baterai.

Masuk dalam Lini Baterai “Rhino”

Teknologi ini menjadi bagian dari lini baterai terbaru Chery yang diberi nama “Rhino”. Selain baterai solid-state, lini tersebut juga mencakup paket baterai untuk kendaraan hybrid (Seri H) yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 2.000 kilometer, serta baterai lithium-ion konvensional (Seri E) untuk kendaraan listrik murni.

Dengan pendekatan ini, Chery berupaya menghadirkan solusi baterai yang dapat disesuaikan dengan berbagai jenis kendaraan dan kebutuhan pengguna.

Baca juga: Harga Chery Tiggo Cross CSH Terbaru yang Perlu Kamu Ketahui, Worth It Gak Nih?

Diklaim Tahan Lama dan Cepat Diisi

Chery juga menyebutkan bahwa baterai yang dikembangkan dirancang memiliki daya tahan hingga 5.000 siklus pengisian. Selain itu, teknologi ini diklaim mampu menambah jarak tempuh hingga 500 kilometer hanya dalam waktu sekitar delapan menit pengisian daya.

Meski demikian, belum dijelaskan secara rinci apakah kemampuan pengisian cepat tersebut berlaku khusus untuk baterai solid-state atau juga mencakup baterai lithium-ion dalam lini yang sama.

Uji Ketahanan dalam Berbagai Kondisi Ekstrem

Sebelum diproduksi secara massal, baterai ini akan melalui serangkaian pengujian ketat untuk memastikan keamanan dan keandalannya. Pengujian dilakukan dalam berbagai kondisi ekstrem, seperti suhu tinggi dan rendah, paparan garam, simulasi tabrakan, benturan pada bagian bawah kendaraan, hingga perendaman dalam air.

Sebagian besar proses pengujian dilakukan secara virtual untuk mempercepat pengembangan sekaligus menekan biaya riset.

Dengan pengembangan ini, Chery menunjukkan ambisinya untuk menjadi salah satu pemain utama dalam inovasi teknologi baterai kendaraan listrik, sekaligus mendorong percepatan adopsi EV di masa depan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU