INDOZONE.ID - Di tengah persaingan mobil listrik global yang semakin ketat, Leapmotor B10 hadir sebagai langkah strategis dari Leapmotor untuk memperluas pasar. Model ini dirancang sebagai SUV kompak yang menggabungkan efisiensi energi, teknologi modern, serta kenyamanan berkendara dalam satu paket yang kompetitif.
Salah satu daya tarik utama B10 terletak pada konfigurasi rodanya yang tidak biasa. Mobil ini menggunakan ukuran ban depan dan belakang yang berbeda—225/50 R18 di depan dan 235/50 R18 di belakang. Pendekatan ini umumnya ditemukan pada mobil performa tinggi dan berfungsi meningkatkan stabilitas serta traksi, terutama saat bermanuver tajam.
Didukung tenaga hingga 218 horsepower, performa B10 terasa optimal berkat penggunaan ban radial tubeless dan distribusi bobot yang seimbang.
Ban belakang yang lebih lebar membantu menjaga daya cengkeram, sementara sistem ini meminimalkan potensi selip dan meningkatkan kontrol saat berkendara di berbagai kondisi jalan.
Baca juga: Indomobil Siap Boyong SUV Listrik Leapmotor C10 ke Indonesia
Dari sisi desain, B10 mengusung tampilan minimalis dan modern. Lampu LED DRL horizontal di bagian depan memberikan kesan futuristik, dipadukan dengan lampu utama yang ditempatkan lebih rendah di bumper. Elemen aerodinamika juga diperhatikan untuk meningkatkan efisiensi dan stabilitas saat melaju.
Detail futuristik lainnya terlihat pada gagang pintu model flush yang menyatu dengan bodi. Sistem buka-tutup berbasis tombol membuat tampilannya lebih bersih, meski membutuhkan sedikit adaptasi bagi pengguna.
Secara dimensi, mobil ini memiliki panjang 4.515 mm dan wheelbase 2.735 mm, menjadikannya SUV kompak yang juga mampu bersaing dengan kelas menengah seperti Leapmotor C10.
Untuk performa jarak tempuh, varian tertinggi dibekali baterai 67,1 kWh dengan klaim hingga 516 km (NEDC) dalam sekali pengisian. Pengisian cepat DC hingga 168 kW memungkinkan baterai terisi dari 30% ke 80% hanya dalam waktu sekitar 30 menit, menjadikannya praktis untuk mobilitas harian.
Baca juga: Tunggu Tanggal Mainnya, Stellantis dan Indomobil Siap Bawa Leapmotor ke Indonesia!
Keunggulan lain terletak pada arsitektur Cell-to-Chassis (C2C) yang mengintegrasikan baterai ke dalam struktur kendaraan. Teknologi ini meningkatkan kekakuan bodi, efisiensi ruang kabin, serta stabilitas saat melaju kencang, sekaligus memberikan perlindungan tambahan bagi penumpang.
Masuk ke interior, B10 menawarkan pengalaman digital dengan layar utama 14,6 inci dan panel instrumen 8,8 inci yang ditenagai chipset Qualcomm Snapdragon 8155. Kabin terasa lega berkat panoramic roof dan ruang fleksibel hingga 1.700 liter, dilengkapi fitur keselamatan canggih seperti ADAS.
Dengan rencana hadir di Gaikindo Indonesia International Auto Show 2026, B10 berpotensi menjadi pemain kuat di pasar SUV listrik Indonesia—meski harga masih menjadi faktor penentu utama.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: