Ilustrasi pabrik BYD di Subang, Jawa Barat. (Dok. Dealer BYD)
INDOZONE.ID - Belakangan ini, nama BYD (Build Your Dreams) sukses mendominasi perbincangan di industri otomotif tanah air. Sejak resmi masuk ke pasar Indonesia dengan membawa lini raksasa seperti BYD Dolphin, Atto 1, Seal, hingga M6, mobil-mobil listrik mereka langsung berseliweran di jalanan kota besar.
Desainnya yang futuristik, performanya yang instan, serta teknologi baterainya yang canggih sering kali membuat orang penasaran, sebenarnya mobil BYD ini buatan mana sih? Kok tiba-tiba bisa langsung raksasa dan menggeser dominasi merek-merek lama?
Nah, biar kamu makin kenal, mari kita bahas asal-usul BYD, yang ternyata semua kesuksesannya berawal dari sebuah kota kecil di Tiongkok hingga akhirnya mengguncang pasar otomotif dunia!
Jika ditanya mobil BYD buatan mana, jawabannya adalah Tiongkok. Kantor pusat sekaligus pusat riset raksasa BYD berada di Distrik Pingshan, Shenzhen, Provinsi Guangdong, Tiongkok.
Shenzhen sendiri bukanlah kota sembarangan. Kota ini dikenal dunia sebagai Silicon Valley versi Asia, sebuah megapolitan yang menjadi pusat ekosistem teknologi, kecerdasan buatan, dan komponen elektronik tercanggih di dunia.
Baca juga: Chery Buatan Mana? Dari Kota di China Ini Merek Otomotif Global Itu Lahir
Berakar dari kota yang super inovatif inilah seluruh ide, desain, dan perakitan mobil listrik BYD bermula. Transformasi BYD menjadi penguasa kendaraan energi baru (New Energy Vehicle/NEV) global melewati sejarah panjang yang sangat inspiratif. Semua ini berkat visi sang pendiri, Wang Chuanfu.
Salah satu ruang pameran BYD Di-Space di China. (Dok. BYD Indonesia)
Kisah sukses BYD dimulai pada Februari 1995 di Kota Buji, Shenzhen. Saat itu, Wang Chuanfu yang merupakan seorang ahli kimia bermodal nekat mendirikan perusahaan pembuat baterai isi ulang bersama sepupunya.
Dengan modal pinjaman yang terbatas dan hanya mempekerjakan 20 orang karyawan, mereka harus bersaing ketat dengan raksasa-raksasa teknologi baterai asal Jepang yang kala itu mendominasi dunia.
Bukannya menyerah, BYD justru memutar otak dengan memodifikasi lini produksi menggunakan tenaga kerja yang efisien untuk memangkas biaya operasional. Strategi ini berhasil mereduksi harga jual baterai mereka hingga berkali-kali lipat lebih murah dari kompetitor.
Baca juga: BYD M6 DM Resmi Dijual, Segini Harga Varian Termurahnya
Hanya dalam beberapa tahun, BYD tumbuh menjadi produsen baterai ponsel terbesar di Tiongkok. Kamu mungkin tidak sadar, tetapi baterai di dalam smartphone jadul merek Motorola, Nokia, hingga gawai modern buatan Apple, Dell, dan Samsung yang pernah kamu gunakan adalah suplai buatan BYD.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: BYD Indonesia