INDOZONE.ID - BMW lagi menyiapkan pembaruan besar untuk sedan mewah andalannya, BMW 7 Series. Bukan cuma ubahan tampilan, model terbaru ini juga jadi awal masuknya teknologi Neue Klasse ke mobil BMW yang sudah beredar saat ini.
Kalau melihat arahnya, BMW memang sedang mencoba membawa nuansa baru ke Seri 7. Desainnya sekarang dibuat lebih modern dengan tampilan depan yang makin mencolok. Grille besar khas BMW tetap dipertahankan, tapi kini dilengkapi pencahayaan Iconic Glow. Lampu depannya juga dibuat lebih tipis dengan sentuhan kristal.
Bagian bodi samping terlihat lebih simpel dibanding sebelumnya. Sementara di belakang, desain lampu dibuat lebih ramping supaya kesan modernnya lebih terasa.
BMW juga tetap menyediakan pilihan M Performance buat konsumen yang suka tampilan lebih sporty. Selain itu ada program BMW Individual dengan opsi warna dan detail khusus untuk pembeli yang ingin mobilnya tampil beda.
Masuk ke interior, kesan mewah masih jadi fokus utama. Material seperti kulit, kayu, logam, dan aksen kristal dipakai di banyak bagian kabin. Tapi yang paling menonjol justru sisi teknologinya.
Baca juga: Jelang Beijing Auto Show, BMW Siapkan i7 dengan Wajah Baru
Dashboard kini dipenuhi layar digital terbaru BMW Panoramic iDrive. Penumpang depan juga punya layar sendiri lewat fitur BMW Passenger Screen.
Buat penumpang belakang, BMW menyediakan Theatre Screen dengan dukungan streaming 8K, video call, sampai gaming. Sistem audio dari Bowers & Wilkins juga tetap jadi andalan untuk menghadirkan suara premium di dalam kabin.
Sejumlah fitur kenyamanan lain juga masih dipertahankan, mulai dari panoramic sunroof, jok pijat, climate control empat zona, sampai pintu otomatis.
Di sektor teknologi, BMW mulai serius memasukkan AI ke mobil mereka. Asisten digital BMW sekarang dibuat lebih pintar dan bisa digunakan lewat perintah suara yang terasa lebih natural.
Fitur bantuan mengemudi juga makin lengkap. Ada sistem hands-free driving untuk jalan tol di beberapa negara dan fitur parkir otomatis berbasis AI.
Untuk pilihan mesin, BMW tetap tidak meninggalkan mesin konvensional. Seri 7 terbaru hadir dalam versi bensin mild hybrid, plug-in hybrid, sampai listrik penuh.
Baca juga: BMW i7 Dipastikan Mendarat di Indonesia Tahun Depan, Yuk Nabung Yuk!
Khusus BMW i7, BMW menyebut jarak tempuhnya kini bisa lebih dari 720 km berdasarkan standar WLTP. Angka itu didapat berkat penggunaan baterai generasi terbaru BMW eDrive.
Kalau melihat pasar Indonesia, model seperti ini memang menyasar konsumen premium yang mencari kenyamanan sekaligus teknologi terbaru. Apalagi sekarang pasar mobil listrik mewah mulai ikut tumbuh, meski volumenya belum sebesar segmen SUV.
BMW sendiri juga mulai menaruh perhatian pada sisi keberlanjutan. Produksi Seri 7 terbaru dilakukan dengan energi terbarukan dan material daur ulang untuk membantu mengurangi emisi karbon selama proses produksi.
Rencananya, BMW Seri 7 terbaru akan diperkenalkan secara global pada April 2026 sebelum mulai dipasarkan beberapa bulan setelahnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Bmwgroup.com