Bocoran Lucid Cosmos. (ArenaEV)
INDOZONE.ID - Lucid Motors tengah menghadapi salah satu fase paling menentukan sejak perusahaan tersebut berdiri sebagai produsen mobil listrik. Meski selama ini mendapat banyak pujian berkat teknologi dan kemampuan rekayasa yang dimilikinya, performa bisnis Lucid belum sepenuhnya sesuai harapan.
Penjualan sedan listrik Lucid Air dan SUV Gravity masih belum mampu menghasilkan volume yang cukup besar untuk membawa perusahaan menuju keuntungan. Akibatnya, stok kendaraan menumpuk dan tekanan finansial terus meningkat.
Untuk keluar dari situasi tersebut, Lucid membutuhkan produk yang mampu menjangkau pasar lebih luas dengan harga yang lebih terjangkau. Kini, harapan itu tampaknya mengarah pada model baru bernama Lucid Cosmos.
Keberadaan Lucid Cosmos semakin jelas setelah gambar desain resminya muncul dalam dokumen yang didaftarkan ke European Union Intellectual Property Office (EUIPO).
Dokumen tersebut diajukan oleh Atieva Inc., nama perusahaan induk Lucid Motors, pada 22 Mei 2026 dan dipublikasikan pada 15 Juni 2026.
Meski tidak mencantumkan nama Cosmos secara langsung, desain yang muncul identik dengan kendaraan yang sebelumnya diperlihatkan manajemen Lucid kepada investor pada Maret lalu.
Bocoran ini sekaligus mengonfirmasi bahwa Lucid memang sedang menyiapkan SUV crossover listrik berukuran lebih kompak dibanding Gravity untuk menyasar pasar yang jauh lebih besar.
Baca juga: Kenalin Nih Sedan Listrik dari Lucid Motors, Cocok Buat Gen Z yang Suka Ngebut!
Lucid Cosmos diposisikan sebagai model termurah dalam jajaran kendaraan Lucid.
Harga awalnya diperkirakan berada di bawah 43.000 euro atau sekitar Rp800 jutaan. Sementara varian dengan fitur lengkap diprediksi dapat menyentuh angka 60.000 euro atau setara lebih dari Rp1,1 miliar.
Dengan strategi tersebut, Lucid secara terang-terangan membidik segmen yang saat ini dikuasai oleh Tesla Model Y. Selain itu, Cosmos juga akan berhadapan dengan sejumlah SUV listrik baru yang segera hadir di pasar global, termasuk Rivian R2.
Bagi Lucid, Cosmos bukan sekadar mobil baru. Model ini merupakan fondasi dari tiga kendaraan listrik berharga lebih terjangkau yang akan dibangun menggunakan platform menengah terbaru milik perusahaan.
Dari gambar yang beredar, Cosmos mengusung desain yang masih memiliki DNA kuat dari Gravity.
Bagian depan tampil futuristis dengan logo Lucid berukuran lebih besar dibanding model sebelumnya. Siluet samping terlihat lebih membulat dengan garis atap yang dibuat menurun tajam untuk memberikan kesan sporty.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ArenaEV