Kamis, 21 MEI 2026 • 18:00 WIB

Ganas! Sedan Listrik Baru Mercedes-AMG Punya Tenaga Lebih dari 1.100 HP

Author

Mercedes-AMG GT 4-Door Coupe EV (ArenaEV)

INDOZONE.ID - Divisi performa tinggi Mercedes-Benz, AMG, resmi membuka babak baru lewat peluncuran sedan listrik terbaru mereka, yakni Mercedes-AMG GT 4-Door Coupe EV. Mobil ini digadang-gadang menjadi penerus era mesin V8 AMG yang selama ini identik dengan suara garang dan performa buas.

Di tengah beberapa produsen otomotif global yang mulai melambatkan transisi ke kendaraan listrik, AMG justru tampil agresif dengan menghadirkan mobil performa full listrik yang benar-benar baru, bukan sekadar versi elektrifikasi dari model lama.

Secara tampilan, mobil ini langsung mencuri perhatian karena desainnya terlihat sangat futuristis. Bentuk bodinya rendah dengan siluet sporty yang terinspirasi dari konsep AMG GT XX yang sempat diperkenalkan tahun lalu.

Meski begitu, desain bagian belakangnya juga memicu banyak perdebatan di kalangan pecinta otomotif karena proporsinya dianggap cukup unik dibanding model AMG sebelumnya.

Mercedes-AMG membangun mobil ini menggunakan platform khusus bernama AMG.EA, yang memang dirancang khusus untuk mobil listrik performa tinggi. Artinya, platform ini berbeda dengan mobil listrik Mercedes-Benz biasa.

Baca juga: Audi Bangkitkan Lagi A2 dalam Versi Listrik, Jarak Tempuhnya Tembus 643 Km

Untuk urusan tenaga, AMG jelas tidak main-main. Varian tertinggi GT 63 4Matic+ dibekali tiga motor listrik axial flux yang mampu menghasilkan tenaga hingga 1.153 hp.

Saat fitur launch control diaktifkan, torsi maksimalnya bahkan disebut mencapai 2.000 Nm. Angka yang tergolong ekstrem, bahkan untuk ukuran mobil sport modern.

Buat konsumen yang ingin versi sedikit lebih “jinak”, Mercedes-AMG juga menyediakan varian GT 55 dengan tenaga 805 hp. Meski jadi model paling rendah, performanya tetap sangat buas.

Akselerasinya pun setara hypercar. Varian GT 63 mampu melesat dari 0-100 km/jam hanya dalam 2,1 detik menggunakan metode one-foot rollout. Kalau tanpa bantuan rollout, catatannya tetap gila, yakni 2,4 detik.

Mobil ini juga bisa tembus 200 km/jam hanya dalam waktu 6,8 detik. Sementara kecepatan maksimalnya dibatasi secara elektronik hingga 300 km/jam jika menggunakan AMG Driver’s Package.

Menariknya, performa seganas itu hadir di mobil dengan bobot mencapai 2,4 ton. Hal tersebut menunjukkan bagaimana teknologi motor listrik sekarang mampu memberikan tenaga instan dalam ukuran kendaraan besar sekalipun.

Sumber tenaga mobil ini berasal dari baterai berkapasitas 106 kWh dengan sistem kelistrikan 800 volt. Teknologi tersebut memungkinkan pengisian daya super cepat hingga 600 kW.

Mercedes-AMG mengklaim baterainya bisa diisi dari 10 persen ke 80 persen hanya dalam waktu sekitar 11 menit.

Dalam 10 menit pengisian cepat, mobil ini juga diklaim bisa menambah jarak tempuh hingga 460 km. Sementara dalam kondisi baterai penuh, GT 63 mampu menempuh jarak hingga 696 km berdasarkan standar WLTP.

Versi GT 55 bahkan sedikit lebih jauh dengan jarak tempuh sekitar 700 km.

Agar tetap nyaman dikendarai meski punya bobot besar, AMG menyematkan berbagai teknologi canggih di sektor kaki-kaki dan handling.

Sedan Listrik Mercedes-AMG GT 4-Door Coupe (ArenaEV)

Mobil ini menggunakan suspensi udara AMG Active Ride Control, rear-wheel steering, hingga sistem pengaturan distribusi tenaga yang bisa diatur sesuai karakter berkendara.

Pengemudi juga bisa memilih berbagai mode berkendara seperti Comfort, Sport, Race, Eco, hingga Slippery.

Karena mobil listrik terkenal senyap, AMG mencoba menghadirkan sensasi berkendara ala mesin V8 lewat sistem suara buatan bernama AMGFORCE S+.

Baca juga: SUV Listrik Rivian R2 Mulai Diproduksi, Harga Hampir Tembus Rp1 Miliar

Sistem ini menghadirkan suara sintetis dan getaran buatan yang meniru karakter mesin AMG V8 klasik. Bahkan sensasi perpindahan giginya juga dibuat virtual supaya pengalaman berkendaranya terasa lebih emosional.

Masuk ke interior, nuansa kabinnya terlihat jauh lebih modern dibanding AMG generasi sebelumnya.

Di depan pengemudi terdapat panel instrumen digital 10,2 inci dan layar infotainment utama berukuran 14 inci. Konsumen juga bisa menambahkan layar khusus penumpang depan berukuran 14 inci.

Material karbon tersebar di berbagai bagian kabin, lengkap dengan panoramic roof Sky Control yang tingkat transparansinya bisa diatur sesuai suasana.

Soal harga, Mercedes-AMG memang belum mengumumkan angka resminya. Namun, mobil ini diperkirakan dibanderol mulai sekitar 170 ribu euro atau setara Rp3 miliaran.

Kalau ditambah berbagai opsi dan paket tambahan, harganya bisa mendekati 260 ribu euro atau sekitar Rp4,5 miliar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ArenaEV

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU