Minggu, 24 MEI 2026 • 12:00 WIB

Skoda Epiq Siap Ramaikan Pasar SUV Listrik Kompak Global

Author

Skoda Epiq siap ramaikan pasar mobil listrik. (ArenaEV)

INDOZONE.ID - Pasar mobil listrik global mulai bergeser ke arah kendaraan yang lebih terjangkau. Salah satu yang terbaru datang dari pabrikan asal Republik Ceko, Skoda Auto, lewat SUV listrik kompak bernama Skoda Epiq. Mobil ini diposisikan sebagai EV murah untuk penggunaan harian, sekaligus jadi upaya Volkswagen Group memperluas pasar kendaraan listrik ke konsumen umum.

Skoda Epiq dibangun menggunakan platform MEB+ milik Volkswagen Group, platform yang juga dipakai beberapa mobil listrik lain seperti Volkswagen ID.3. Bedanya, Epiq dibuat dengan ukuran lebih ringkas dan harga yang jauh lebih ramah dibanding SUV listrik premium.

Secara dimensi, mobil ini punya panjang 4.171 mm, lebar 1.798 mm, dan tinggi 1.581 mm. Ukurannya cocok untuk penggunaan perkotaan, terutama di jalan sempit atau area parkir yang terbatas seperti di banyak kota besar Indonesia.

Meski bodinya kompak, kabin Skoda Epiq tetap dirancang lega untuk lima penumpang. Bagasinya juga cukup besar di kelasnya, mencapai 475 liter dan bisa melar hingga 1.344 liter ketika jok belakang dilipat rata. Karakter seperti ini dinilai cocok untuk kebutuhan keluarga muda atau mobil harian.

Baca juga: CEO Volkswagen Group Pilih Audi untuk Jadi Pesaing Tesla di Masa Depan

Skoda menawarkan tiga varian utama, yakni Epiq 30, 40, dan 55. Semua varian menggunakan motor listrik penggerak roda depan atau FWD, berbeda dari beberapa EV besar Skoda yang memakai penggerak belakang.

Varian dasar dan menengah dibekali baterai lithium iron phosphate (LFP) 37 kWh. Untuk tenaga, versi standar menghasilkan 114 hp, sedangkan varian tengah naik menjadi 133 hp. Kedua model tersebut diklaim mampu menempuh jarak hingga 306 km dalam sekali pengisian penuh.

Sementara itu, varian tertinggi mendapat baterai nickel manganese cobalt (NMC) 52 kWh dengan motor listrik 208 hp. Jarak tempuhnya tembus hingga 438 km, membuatnya lebih cocok untuk perjalanan luar kota atau penggunaan intensif sehari-hari.

Skoda Epiq jadi EV murah milik Volkswagen Group. (ArenaEV)

Soal pengisian daya, versi dasar mendukung DC fast charging 50 kW. Varian menengah naik ke 90 kW, sedangkan tipe tertinggi sudah mendukung pengisian cepat hingga 105 kW. Dengan fitur itu, baterai bisa terisi dari 10 persen ke 80 persen dalam waktu sekitar 25 menit.

Dari sisi desain, Skoda Epiq tampil modern dengan bahasa desain baru khas Skoda. Bagian depan memakai panel hitam glossy menggantikan grille tradisional, dipadukan lampu DRL berbentuk huruf T yang terlihat futuristis.

Area bawah bodi dan wheel arch diberi pelindung hitam untuk memberi kesan SUV sekaligus membantu mengurangi baret ringan saat digunakan harian. Konsumen juga bisa memilih enam pilihan warna bodi berbeda.

Masuk ke interior, tampilannya dibuat simpel dan minimalis. Mobil ini menggunakan layar infotainment 13 inci di tengah dashboard, dipadukan panel instrumen digital kecil di belakang setir.

Baca juga: Pihak Volkswagen Akuisisi Kembali Perusahaan Europcar Mobility Group

Menariknya, Skoda masih mempertahankan tombol fisik untuk pengaturan AC dan fungsi penting lainnya. Hal ini jadi nilai plus karena banyak pengguna masih lebih nyaman memakai tombol dibanding semua pengaturan lewat layar sentuh.

Skoda juga tetap membawa ciri khas “Simply Clever”, termasuk payung yang disimpan di dalam panel pintu seperti yang biasa ditemukan di mobil-mobil mereka.

Untuk pengalaman berkendara, Epiq sudah dibekali mode one-pedal driving. Fitur ini memungkinkan mobil melambat hingga berhenti hanya dengan melepas pedal akselerator, sehingga lebih nyaman dipakai di kemacetan kota.

Bobot mobilnya juga cukup ringan untuk ukuran EV, sekitar 1.544 kg. Penempatan baterai di bawah lantai membantu membuat pusat gravitasi lebih rendah sehingga handling terasa lebih stabil saat bermanuver.

Di pasar Eropa, Skoda Epiq dijual mulai 25.900 euro atau sekitar Rp480 jutaan. Harga tersebut cukup menarik karena sudah setara beberapa SUV bensin kompak di sana.

Kalau nantinya masuk Indonesia, Skoda Epiq berpotensi bersaing dengan SUV listrik kompak lain seperti BYD Atto 3, MG ZS EV, hingga Chery Omoda E5. Apalagi tren kendaraan listrik dengan harga lebih terjangkau mulai diminati konsumen Tanah Air.

Skoda sendiri memastikan Epiq hanyalah awal dari ekspansi lini mobil listrik mereka. Setelah ini, pabrikan tersebut juga sudah menyiapkan SUV listrik berkapasitas tujuh penumpang untuk pasar global.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ArenaEV

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU