INDOZONE.ID - BYD Motor Indonesia akhirnya mengumumkan harga resmi BYD M6 DM, Jumat (12/6/2026).
Varian termurah MPV plug-in hybrid ini dibanderol Rp298 juta OTR Jakarta, sementara tipe tertingginya dijual Rp390 juta.
Dengan rentang harga tersebut, BYD M6 DM masuk ke segmen MPV keluarga yang semakin ramai.
Bedanya, mobil ini mengusung teknologi Dual Mode (DM) yang menggabungkan motor listrik dan mesin bensin dalam satu sistem penggerak.
Baca juga: BYD Masuk Daftar Hitam AS, Apa Alasannya?
Daftar Harga BYD M6 DM
BYD menghadirkan M6 DM dalam dua pilihan tipe, yakni Classic dan Cross.
Berikut daftar harga lengkapnya:
BYD M6 DM Classic
- Standard: Rp298 juta
- Dynamic: Rp318 juta
BYD M6 DM Cross
- Advanced: Rp360 juta
- Superior: Rp380 juta
- Superior Captain: Rp390 juta
Seluruh harga berstatus OTR Jakarta.
Apa Itu Teknologi Dual Mode?
Dual Mode atau DM adalah teknologi plug-in hybrid milik BYD.
Sistem ini mengombinasikan tenaga listrik dan mesin bensin, dengan prioritas penggunaan motor listrik dalam aktivitas sehari-hari.
Sederhananya, pengguna bisa menikmati sensasi berkendara ala mobil listrik tanpa harus sepenuhnya bergantung pada stasiun pengisian daya.
Menurut BYD, teknologi DM dikembangkan dengan filosofi G.A.S.S., singkatan dari Gesit, Andal, Senyap, dan Super Irit.
Karakter gesit merujuk pada respons akselerasi yang instan seperti kendaraan listrik.
Senyap menggambarkan minimnya suara dan getaran di dalam kabin, sedangkan Super Irit mengacu pada efisiensi penggunaan energi yang diklaim lebih baik dibanding kendaraan konvensional.
Klaim Lebih Hemat Biaya Perawatan
BYD mengklaim M6 DM mampu menekan biaya perawatan hingga sekitar 30 persen, dibanding kendaraan bermesin konvensional di kelas yang sama berdasarkan simulasi penggunaan selama tiga tahun.
"BYD Indonesia secara resmi mengumumkan harga yang yang semakin terjangkau, bahkan tersedia mulai dari Rp 298.000.000, sehingga lebih banyak masyarakat Indonesia dapat merasakan manfaat teknologi DM dalam aktivitas sehari-hari," ujar Eagle Zhao, Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia.
BYD menyebut lebih dari 20.000 orang telah menunjukkan minat terhadap teknologi Dual Mode sejak pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada Mei 2026.
Sebelum diumumkan secara resmi, BYD juga telah menggelar serangkaian uji coba di Jakarta dan Meda, Sumatera Utara.
Medan dipilih karena memiliki karakter jalan yang beragam, mulai dari lalu lintas perkotaan hingga rute antarkota dengan kontur jalan yang lebih menantang.
"Indonesia memiliki karakteristik mobilitas yang sangat beragam, mulai dari penggunaan harian di perkotaan hingga perjalanan antarkota dan jarak jauh. Kehadiran teknologi DM memberikan alternatif yang semakin relevan bagi masyarakat yang ingin merasakan manfaat elektrifikasi dengan tingkat fleksibilitas yang lebih tinggi," ujar Luther Panjaitan, Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: BYD Indonesia