Selasa, 23 JUNI 2026 • 18:30 WIB

Xiaomi Sky Nomad N90: SUV Hybrid Bongsor yang Siap Manjakan Pencinta Glamping

Author

Xiaomi Sky Nomad N90. (ArenaEV)

INDOZONE.ID - Raksasa teknologi asal China, Xiaomi, tampaknya benar-benar serius menancapkan kukunya di industri kendaraan listrik (electric vehicle/EV). Sukses besar dengan sedan SU7 dan lini SUV murninya, Xiaomi kini siap beralih ke strategi baru demi menggaet para pencinta petualangan luar ruangan (outdoor).

Tak main-main, Xiaomi langsung meluncurkan sub-brand khusus bernama Sky Nomad. Di pasar domestik China, merek ini akan mengusung nama Xun Tian yang berarti "mencari langit". Nama ini menjadi sinyal kuat bahwa lini mobil baru mereka memang didesain untuk menunjang gaya hidup petualang yang hobi pelesiran di akhir pekan.

Kenalkan N90: SUV Bongsor Berteknologi EREV

Mobil pertama yang bakal mengisi lini Sky Nomad adalah sebuah SUV berukuran full-size bernama N90. Baru-baru ini, para fotografer mata-mata (spy shot) di China berhasil mengabadikan momen saat raksasa ini sedang diuji coba di jalan raya. Menariknya, N90 tidak menggunakan sistem listrik murni (Pure EV), melainkan beralih ke teknologi Extended-Range Electric Vehicle (EREV).

Bagi yang masih asing, sistem EREV ini mengawinkan motor listrik sebagai penggerak utama dengan mesin bensin kecil. Mesin bensin di sini sama sekali tidak terhubung ke roda, melainkan murni bertugas sebagai generator berjalan untuk mengisi daya baterai saat kehabisan daya di tengah jalan.

Baca juga: Penjualan Mobil Listrik Xiaomi Melejit, SU7 Jadi Andalan

Manjakan Pencinta Tren 'Glamping'

Dari foto-foto spy shot yang beredar, Sky Nomad N90 sengaja dirancang untuk mengakomodasi tren glamping (glamour camping) yang sedang naik daun. Di atas atap mobil uji coba yang berkamuflase tersebut, terlihat sebuah tenda terintegrasi berdesain aerodinamis. Tenda tersebut menggunakan kain kanvas berwarna krem lengkap dengan jaring nyamuk hitam, layaknya kamar loteng berjalan di tengah hutan.

Biar makin manja saat berkemah, kursi baris belakang SUV ini bisa dilipat hingga benar-benar rata dengan lantai. Tak ketinggalan, tersedia juga colokan listrik AC berdaya besar. Jadi, jangan heran kalau nanti kamu melihat ada orang yang menyalakan panggangan listrik hingga TV ukuran 65 inci langsung dari mobil mereka di pinggir sungai.

Secara dimensi, mobil ini punya panjang lebih dari 5.300 mm dengan jarak sumbu roda mencapai 3,100 mm. Konsumen bisa memilih konfigurasi 5-penumpang atau 7-penumpang. Di pasar China, angka "90" menandakan statusnya sebagai SUV flagship premium yang siap menantang pemain mapan seperti Li Auto L9, Denza N9, IM LS9, hingga XPeng GX.

Dapur Pacu Sangar: Tembus 1.500 Km

Xiaomi Sky Nomad N90 mode siap Glamping. (ArenaEV)

Di balik bodinya yang kekar, Sky Nomad N90 menggendong mesin 1.5 liter turbocharged yang bertindak sebagai range extender untuk menyokong paket baterai berkapasitas di atas 70 kWh.

  • Mode Listrik Murni: Mobil ini bisa menjelajah sejauh 400 hingga 500 km dalam sekali cas tanpa emisi.
  • Mode Hybrid (EREV): Begitu generator bensinnya aktif untuk mengisi baterai secara otomatis, total jarak tempuhnya bisa melonjak drastis hingga lebih dari 1.500 km!

Urusan performa, SUV ini mengandalkan konfigurasi dua motor listrik (dual-motor) yang menghasilkan sistem penggerak semua roda (AWD) agar tangguh di medan tanah atau tidak rata.

Kenyamanannya pun dijamin premium berkat suspensi udara adaptif (adaptive air suspension) dan sistem kemudi roda belakang (rear-wheel steering) yang membuat SUV raksasa ini tetap lincah bermanuver di ruang sempit. Di bagian atap, terlihat juga sensor LiDAR yang menandakan mobil ini dibekali fitur asisten pengemudi otonom tingkat lanjut untuk perjalanan jauh.

Baca juga: Xiaomi YU7 GT Punya Tenaga Buas dan Desain Sporty, Resmi Rilis Minggu Ini

Strategi Potongan Biaya dan Target Rilis

Demi menjaga harga tetap kompetitif, Xiaomi mengubah strategi rantai pasok baterainya. Jika pada model SU7 mereka mengandalkan raksasa CATL dan divisi FinDreams milik BYD, untuk lini Sky Nomad ini Xiaomi mempercayakan Sunwoda (menyuplai 60 persen baterai) dan CALB (40 persen sisanya). Langkah dua penyuplai ini diambil untuk menekan biaya produksi sekaligus menghindari risiko inden panjang.

Langkah taktis ini membuktikan betapa cepatnya adaptasi Xiaomi di pasar otomotif global. Bayangkan saja, pada periode Mei 2026 kemarin, Xiaomi sukses mengirimkan total 32.759 unit kendaraan di China, di mana sedan SU7 menyumbang 24.023 unit dan menjadi mobil terlaris ketiga di negara tersebut.

Kapan rilis? Xiaomi berencana memperkenalkan Sky Nomad N90 secara resmi pada kuartal keempat tahun 2026 ini. Harganya diperkirakan bakal dibanderol mulai dari RMB 200.000 hingga RMB 450.000 (sekitar Rp440 jutaan sampai Rp1 miliaran).

Meski pasar global mungkin masih asing melihat perusahaan teknologi merilis SUV kemah raksasa, kombinasi jarak tempuh 1.500 km dan "kamar tidur" di atas atap dipastikan bakal sukses bikin para pencinta petualangan kepincut!

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ArenaEV

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU