Rabu, 08 JULI 2026 • 17:09 WIB

Moge Listrik Honda WN7 Mengaspal, Desain Naked Bike Usung Konsep 'Be the Wind'

Author

Motor gede (moge) listrik Honda WN7. (Dok. Honda)

INDOZONE.ID - Moge listrik Honda WN7 segera mengaspal di Eropa setelah diperkenalkan sebagai versi produksi dari konsep EV Fun.

Honda WN7 masuk motor listrik di segmen big bike.

Honda pertama kali memperkenalkan WN7 pada September tahun lalu sebagai versi produksi dari konsep EV Fun.

Kini, motor tersebut mulai masuk ke jaringan dealer di Eropa.

Honda menegaskan WN7 bukan pengganti motor bermesin bensin yang sudah ada. Jadi, model ini akan berjalan berdampingan dengan lini moge konvensional.

Secara tampilan, WN7 mengusung desain naked bike bergaya modern dengan sentuhan neo-retro.

Lampu depan LED berbentuk kotak bertingkat menjadi salah satu elemen yang paling mencolok.

Area tengah motor diisi paket baterai berukuran besar.

Sementara di bagian belakang, lengan ayun satu sisi memberi kesan premium, yang mengingatkan pada beberapa model Ducati.

Motor gede (moge) listrik Honda WN7. (Dok. Honda)

Baca juga: Perbandingan Motor Listrik VinFast Evo dan Feliz II, Pilih yang Mana?

Baterai 9,3 kWh dan Torsi Instan

Melihat spesifikasi di laman Honda Global, WN7 dibekali baterai lithium-ion berkapasitas 9,3 kWh yang menggerakkan motor listrik bertenaga 67 hp dan torsi 100 Nm.

Angka tenaganya memang tidak terdengar ekstrem untuk ukuran moge. Namun karakter motor listrik berbeda.

Torsi tersedia sejak putaran pertama, sehingga akselerasi awal biasanya terasa lebih spontan dibanding motor bensin.

Bobotnya mencapai 217 kg. Tergolong cukup berat untuk motor di kelas ini.

Meski begitu, distribusi tenaga instan menjadi nilai jual utama yang sulit ditawarkan mesin konvensional.

Honda juga menyematkan fitur regenerative braking yang membantu mengisi ulang energi baterai saat deselerasi.

Pengendara bisa mengatur tingkat efek pengereman sesuai kebutuhan.

Ada pula Walk Mode, fitur yang memungkinkan motor bergerak perlahan saat diparkir atau didorong di ruang sempit.

Fitur seperti ini mulai umum ditemukan pada motor listrik premium, karena membuat motor besar lebih mudah dikendalikan di kecepatan rendah.

Harley-Davidso LiveWire S2 Alpinsta. (Dok. LiveWire)

Harga Mepet Harley-Davidson LiveWire One

Di Inggris, Honda WN7 dipasarkan dengan harga mulai  12.999 pounds atau sekitar Rp312 jutaan. Sementara di pasar Eropa daratan, motor listrik ini dibanderol mulai 14.780 euro, setara sekitar Rp303 jutaan.

Menariknya, harga tersebut cuma terpaut 10 euro atau sekitar Rp205 ribu lebih murah dibanding Harley-Davidson LiveWire One yang kini dijual seharga 14.790 euro atau sekitar Rp304 jutaan.

Persaingan ini cukup menarik karena LiveWire selama beberapa tahun menjadi salah satu acuan di segmen motor listrik premium.

Sekarang Honda masuk dengan harga yang tipis, tetapi menawarkan karakter desain dan pendekatan yang berbeda.

Meski belum ada informasi mengenai peluncurannya di Indonesia, kehadiran WN7 menunjukkan bahwa pabrikan Jepang mulai lebih serius menggarap pasar moge listrik.

Persaingan di segmen ini kemungkinan akan semakin ramai dalam beberapa tahun ke depan, seiring meningkatnya minat terhadap kendaraan listrik berperforma tinggi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Carscoops, Honda Global

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU