Kamis, 18 FEBRUARI 2021 • 09:59 WIB

Pabrikan Jaguar-Land Rover Memangkas 2.000 Pekerja Secara Global

Author

Ilustrasi pabrikan Jaguar Land Rover. (photo/Ilustrasi/REUTERS/TINGSHU WANG)

Pabrikan Jaguar Land Rover (JLR) mengatakan mereka akan berhentikan sekitar 2.000 pekerja dari tenaga kerja globalnya selang beberapa hari mereka mengumumkan bahwa merek Jaguar akan sepenuhnya bertenaga listrik pada tahun 2025 dan e-model dari seluruh jajarannya akan diluncurkan pada tahun 2030.

"Peninjauan penuh atas organisasi Jaguar Land Rover sedang berlangsung," kata perusahaan itu dalam pernyataan yang dikirim melalui email yang dikutip dari Reuters.

"Kami mengantisipasi pengurangan bersih sekitar 2.000 orang dari tenaga kerja bergaji global kami di tahun keuangan berikutnya," lanjutnya.

Tapi, dia juga menambahkan tinjauan organisasi ini tidak berdampak ke karyawan manufaktur yang dibayar per jam. Pabrikan JLR, yang dimiliki oleh Tata Motors India, sebelumnya mengatakan bahwa merek Land Rover akan meluncurkan enam model listrik sepenuhnya selama lima tahun ke depan, dengan yang pertama hadir pada tahun 2024.

Dikenal dengan model E-Type yang ikonik dan berperforma tinggi pada 1960-an dan 1970-an, Jaguar menghadapi tantangan yang sama seperti banyak produsen mobil lainnya saat beralih ke kendaraan listrik sambil mencoba mempertahankan perasaan dan kekuatan model mesin pembakaran yang mewah.

Tata Motors membukukan kerugian selama tiga kuartal berturut-turut karena krisis COVID-19 yang merusak penjualan mereka, dan ditambah dengan ketidakpastian atas keluarnya Inggris dari Uni Eropa, permintaan yang lemah dan kenaikan biaya. Kendati demikian, perusahaan itu telah bangkit kembali dengan mencatatkan keuntungan pada kuartal ketiga hingga akhir Desember lalu.

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Tags
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU