Empat hari sudah Operasi Keselamatan Jaya 2023 digelar Polda Metro Jaya di sejumlah ruas jalan di DKI Jakarta dan sekitarnya. Hasinya, pelanggaran lalu lintas seperti melawan arus hingga ganjil genap (gage) menjadi pelanggaran favorit paling banyak ditemukan.
"(Pelanggaran terbanyak) pertama gage, tidak menggunakan helm, melawan arus ini paling bahaya. Melawan arus ini yang sangat banyak," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Latif Usman kepada wartawan, Sabtu (10/2/2023).
Baca Juga: Gelar Operasi Keselamatan Jaya, Kapolda Metro ke Anggota: Hindari Pelanggaran!
Mengenai jumlah penilangan selama empat hari operasi digelar, Latif tidak membeberkan data tersebut. Sebab, Polda Metro Jaya disebutnya saat ini tidak fokus terhadap penindakan lalu lintas.
"Kita kan memang tidak fokus kepada penindakan represif tapi kita penindakannya adalah represif edukatif dimana kita menghentikan, mengingatkan pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh mereka," kata Latif.
"Sehingga mereka tahu betul kesalahannya. Jadi setiap pelanggaran sekecil apapun kita tidak melakukan penilangan itu tidak, tapi kita akan lakukan edukasi," sambungnya.
Baca Juga: Gelar Operasi Keselamatan Jaya 2023, Polisi Sasar Para Pelanggar Ini!
Diberitakan sebelumnya, Polda Metro Jaya menggelar operasi lalu lintas dengan sandi Operasi Keselamatan Jaya 2023. Operasi ini digelar selama dua pekan terhitung sejak Selasa, 7 Februari 2023 hingga 20 Februari 2023 mendatang.
Polda Metro Jaya juga membeberkan sasaran utama pelanggaran lalu lintas dalam operasi kali ini. Tidak menggunakan helm hingga penggunaan strobo tidak sesuai aturan menjadi salah satu jenis pelanggaran lalu lintas yang menjadi fokus polisi.
Artikel Menarik Lainnya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: