Kamis, 14 DESEMBER 2023 • 15:15 WIB

Volkswagen Rekrut 3 Ribu Insinyur China untuk Kejar Pasar Kendaraan Listrik

Author

Pabrik mobil Volkswagen. (REUTERS/Matthias Rietschel)

INDOZONE.ID - Volkswagen, perusahaan otomotif asal Jerman, telah lama mempercayakan insinyur Jerman untuk merancang mobil dijual di China.

Namun, baru-baru ini, Volkswagen mulai merekrut tim 3 ribu insinyur China di negara tersebut. Tim ini, yang melibatkan ratusan staf dari operasional Volkswagen di berbagai wilayah China, akan merancang mobil listrik di pabrik Hefei, China tengah.

Analisis menunjukkan langkah ini sebagai strategi Volkswagen untuk mendekatkan diri dengan pasar China dengan slogan baru, 'Di China, untuk China.'

Baca Juga: Volkswagen Perkenalkan ID 7 EV, Mobil Listrik Eksentrik Dilengkapi dengan Perintah Suara

Dilansir oleh New York Times pada tanggal 12 (waktu setempat), langkah Volkswagen ini dianggap sebagai "tanda bahwa China memiliki keunggulan besar dalam kendaraan listrik."

Dengan pangsa kendaraan listrik di China yang melonjak dari 5 persen menjadi lebih dari 30 % dalam tiga tahun terakhir, Volkswagen mau tidak mau, fokus pada pasar ini.

Perusahaan menargetkan setengah dari mobil yang dijual di China akan berbasis listrik pada 2025.

Meski Volkswagen telah lama menjadi pemimpin dalam mobil bermesin bensin di China, pangsa total penjualannya di negara tersebut masih kurang dari 3 persen.

Sebagai respons, Volkswagen telah memproduksi lebih dari standar industri, yaitu 350.000 mobil per tahun di pabrik baru Hefei.

Langkah ini diambil untuk mengatasi persaingan ketat, terutama dengan kehadiran Tesla yang dominan dalam kendaraan listrik di China.

Volkswagen harus memangkas biaya untuk tetap bersaing di China, di mana bank-bank milik negara dan pemerintah kota memberikan pendanaan besar kepada produsen kendaraan listrik.

Situasi ini memicu overproduksi dan persaingan harga, mengakibatkan penurunan harga kendaraan listrik di China.

Volkswagen berencana memotong biaya dengan memproduksi SUV baru, Tavascan, di Hefei untuk pasar China dan Eropa.

Selain merekrut insinyur lokal, Volkswagen juga mencari cara untuk memangkas pekerjaan di Eropa dan mengurangi ketergantungan pada produsen suku cadang otomotif Eropa yang mahal.

Langkah ini merupakan bagian dari rencana pemotongan biaya sebesar €10 miliar. CEO Volkswagen, Oliver Blum, mengatakan bahwa untuk meningkatkan efisiensi, perusahaan perlu mengurangi tenaga kerja.

Baca Juga: Volkswagen Janji Buat Mobil Berkualitas Tinggi dengan Desain yang Lebih Fresh!

Analisis menyatakan bahwa langkah-langkah Volkswagen mencerminkan kenyataan sulit yang dihadapi oleh perusahaan otomotif multinasional tradisional di tengah transisi cepat China ke kendaraan listrik dan keberhasilan produsen otomotif China dalam memotong biaya.

Writer: Victor Median


Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone.Yuk bikin cerita dan konten serumu serta dapatkan berbagai reward menarik! Let's join Z Creators dengan klik di sini.

Z Creators

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Reuters

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU